Alasan Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Kemah

Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya hingga kini belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana kemah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengatakan, belum adanya tersangka dalam kasus ini lantaran jumlah kerugian negara belum dapat dipastikan.

Selain itu, pihaknya masih melakukan diskusi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Diundang untuk menentukan estimasi kerugian negara bersama para auditor. Hal-hal apa saja yang menjadi temuan kita sampaikan kepada mereka (BPK) untuk dianalisa,

apakah itu masuk dalam kategori kerugian negara atau tidak,” katanya di Polda Metro Jaya, Kamis (14/3).

Dalam kerugian itu, dia menegaskan, penyidik tidak berhak menentukan total penyelewengan dari kasus ini. Sebab, Adi menjelaskan, semua diserahkan kepada BPK.

“Auditor nanti yang akan memastikan berapa jumlah kerugian negaranya,” ujar Adi.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa beberapa orang saksi. Adi juga mengatakan, ada juga pihaknya memeriksa saksi di Jogja.

“Banyak ya. (Saksi) sudah belasan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya menduga ada perbuatan melawan hukum pada kegiatan Kemah Pemuda Islam Indonesia yang digelar di pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta pada Desember 2017.

Polisi mencium aroma korupsi pada kegiatan yang diinisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga itu.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Kegiatan Kemah Pemuda Islam Indonesia dari Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani, Ketua Kegiatan dari GP Ansor Safaruddin, dan Abdul Latif dari Kemenpora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *