Aneh, di Portugal ada bongkahan granit raksasa yang melahirkan batu-batu anakan

Jakarta – Di dekat sebuah desa bernama Castanheira yang berada di Pegunungan Freita, Portugal sebelah utara terdapat sebuah batu granit berukuran raksasa yang mengeluarkan batu-batu kecil secara berkala.Peristiwa unik ini disebut sebagai Pedras Parideiras, fenomena ‘batu yang melahirkan’. Bisa juga disebut batu yang bertelur.

Bagi penduduk setempat, fenomena Pedras Parideiras melambangkan kesuburan. Mereka percaya bahwa wanita yang ingin hamil bisa mendapatkan anak jika meletakkan sebutir batu anakan di bawah bantal.

Dilansir Amusing Planet, batu berukuran 1000 meter x 600 meter ini memiliki lempengan-lempengan batu yang tertanam di permukaannya. Masing-masing memiliki diameter 2 sampai 12 cm.

Karena kikisan cuaca dan erosi, batu-batu kecil itu perlahan terlepas dari permukaan granit. Lahirlah batu-batu anakan yang meninggalkan cekungan di permukaan tubuh ibunya

Batu anakan terbuat dari unsur mineral granit yang sama seperti batu induknya, namun lapisan luarnya terdiri dari biotit. Biotit adalah sejenis mika yang cukup rapuh terhadap tekanan.

Saat musim dingin tiba, air hujan atau embun merembes ke celah-celahnya. Kemudian materi tersebut akan membeku.

Saat air mengembang di dalamnya, batu-batu biotit semakin terdorong keluar. Butuh ratusan musim dingin untuk membuat sebutir batu anakan ‘lahir’.

Walaupun dianggap bertuah, batu-batu biotit yang sudah ‘lahir’ kini terlarang untuk diambil. Batu melahirkan telah menjadi bagian dari Arouca Geopark yang dilindungi UNESCO karena nilai pentingnya bagi ilmu geologi.