Backpacker 48 jam di Cirebon, ajakin teman jelajahi 5 destinasi ini

Berada di jalur pantura dan sering dilalui saat mudik, tapi belum banyak masyarakat yang tertarik untuk berlibur di Cirebon. Meskipun nggak sepopuler Bandung atau destinasi wisata di Jawa Barat lainnya,

ternyata kota ini menyimpan beragam destinasi wisata yang tak kalah menarik. Berminat melakukan liburan ala backpacker di Kota Udang tersebut? Berikut ini beberapa rekomendasi penjelajahan yang bisa dilakukan selama 48 jam di sana!

Goa Sunyaragi

Instagram/goa_sunyaragi

Destinasi yang satu ini merupakan salah satu peninggalan sejarah, karena dulunya digunakan menjadi tempat beristirahatnya Sultan Cirebon. Kompleks ini sudah berdiri sejak tahun 1703, di dalamnya terdapat 18 bangunan kuno yang menampilkan kombinasi tradisional budaya Indonesia dan Tiongkok. Lokasi tersebut memiliki dua bagian yang bisa dijelajahi, yaitu pesanggrahan dan gua dengan banyak lorong yang memberikan sentuhan eksotis.

Batu Lawang

Instagram/wisata_batulawang

Batu Lawang masih tergolong wisata tersembunyi di Cirebon. Bukit ini sendiri menampilkan pesona alam yang tampak luar biasa karena tebingnya menyerupai lawang yang terbentuk secara alami. Dengan ketinggian beragam mulai dari 30 meter hingga 100 meter, lokasi tersebut cocok digunakan bagi pecinta olahraga ekstrem seperti panjat tebing. Ada juga saung yang terletak di bawah tebing dan dapat digunakan untuk beristirahat para pengunjung yang datang.

Telaga Remis

Instagram/telagaremis

Telaga yang satu ini terkenal dengan kecantikannya dan sering menjadi obyek wisata anak muda di kota tersebut. Lokasinya berada di kaki gunung Ciremai yang membuat udara di sekitar telaga begitu sejuk dan segar. Dikelilingi oleh rindangnya pepohonan kehijauan, berpetualang di Telaga Remis bisa menjadi kegiatan refreshingmenyenangkan bagi yang penat dengan padatnya perkotaan. Jangan lupa bawa kamera untuk mengabadikan momen selama di sana.

Desa Wisata Cikahalang

Instagram/irmanezz93

Mengunjungi desa wisata yang satu ini juga dapat memberikan pemandangan alam yang asri dan memanjakan mata. Lokasinya terletak di kaki Gunung Ciremai, tepatnya di Kecamatan Dukupuntang, Cirebon. Selain menikmati kesegaran udara pegunungan, di desa ini juga banyak terdapat kolam pemancingan di mana pengunjung bisa memancing sepuasnya di sana. Ikan yang ditangkap sendiri ini nanti bisa diolah menjadi ikan bakar berbumbu rempah khas masyarakat lokal yang cita rasanya sudah pasti lezat.

Keraton Kacirebonan

Instagram/pawonbogana

Backpackeran ke Cirebon rasanya kurang afdol jika tidak mampir ke tempat yang satu ini. Destinasi yang menyimpan sejarah Cirebon tersebut sudah dibangun sejak tahun 1800 oleh Sultan Cirebon I. Di sana, ada banyak koleksi benda bersejarah seperti keris, wayang kulit, peralatan perang, gamelan, dan lain sebagainya.

Bangunan keraton yang artistik karena berpadu dengan arsitektural Belanda dan Tiongkok menambah kesan kemegahan di dalamnya. Jangan lupa berfoto di sana, ya!

Sudah bisa membayangkan serunya backpacker selama 48 jam di Cirebon? Saat merencanakan traveling, jangan lupa persiapkan juga penginapan yang nyaman tapi tetap sesuai budget para backpacker. Tak perlu bingung memilih karena Airy Roomsdapat menjadi solusi hotel ramah di kantong bagi para backpacker.

Airy Rooms

Dengan jaringan hotel dan guest house terbesar di Indonesia, hotel Airy Rooms menawarkan fasilitas yang oke banget. Setiap kamarnya dilengkapi dengan AC, TV layar datar, perlengkapan mandi, tempat tidur yang terjamin kebersihannya, shower air hangat, air minum dan WiFi gratis.

Pemesanannya bisa dilakukan lewat website, aplikasi Android atau iOS, kapan saja dan di mana saja. Sistem pembayarannya juga fleksibel, kamu bisa melakukannya lewat transfer bank, kartu kredit, atau melakukan pembayaran di gerai Indomaret. Hotel Airy Rooms juga terletak di lokasi strategis yang mudah ditemukan.

Segera booking hotel Airy Rooms favoritmu sebelum melakukan perjalanan ke Cirebon, ya!