Begini Cara Jaga Tubuh tetap Sehat Ketika Liburan

Pada saat liburan terutama ketika ke luar kota, kadang kala kita lepas kontrol dalam menjaga kesehatan.

Kadang kita tak bisa mengontrol asupan makanan yang kita konsumsi.

Untuk membuat tubuh tetap sehat dan bugar ketika berlibur, ternyata ada cara mudah yang bisa dilakukan.

Menurut Dietisien Instalasi Gizi Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat, Dedeh, supaya tetap tidak mengalami kekurangan asupan makanan sehat, disarankan membawa bekal dari rumah.

“Juga harus memenuhi kaidah yang baik untuk makanan misalnya, makanan yang mengandung serat.

Bawalah buah-buahan yang mudah dikonsumsi seperti pisang dan jeruk,” kata Dedeh.

Selain itu sediakan juga air putih yang cukup selama perjalanan agar tidak dehidrasi terlebih bagi pengemudi.

Mengonsumsi air putih tersebut berguna untuk meningkatkan konsentrasi kala menyetir.

Memang bisa saja membeli makanan saat perjalanan tetapi tidak menjamin kandungannya sesuai dengan yang dibutuhkan.

Biasanya jenis makanan yang dijual di rest area adalah makanan yang tinggi karbohidrat, berlemak dan rendah serat.

Alangkah baiknya jika memilih makanan di luar itu.

Jurus itu pula dapat diterapkan kepada anak usia 1 – 12 tahun. Pada rentang umur tersebut konsumsi asupan makanan telah serupa dengan orang dewasa.

“Nah apalagi kalau anaknya masih sekitar usai balita, kan belum tentu bisa mengonsumi makanan yang ada di rumah makan Padang.

Itu kan enggak mungkin ya, tentunya tetap harus membawa bekal khusus kalau yang membawa anak kecil dalam perjalanan,” tutur Dedeh.

Dedeh menyebutkan pada prinsipnya kebutuhan gizi seseorang agar dalam keadaan fit dan fresh, hingga bekerja sesuai aktivitasnya dengan lancar harus memenuhi kaidah gizi seimbang.

Pengertian gizi seimbang ujar Dedeh, yaitu asupan gizi makanan yang tepat ke dalam tubuh sesuai dengan yang dikeluarkan.

Kebutuhannya harus dipenuhi, tidak berlebihan dan seimbang.

“Dengan keseimbangan asupan gizi ini, insya Allah aktivitas kita bisa berjalan lancar tidak mengalami masalah.

Alasannya asupan gizi yang seimbang cukup sesuai dengan kebutuhannya,” tandas Dedeh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *