Begini sebab follower Twitter pengguna turun drastis

Twitter kini kian aktif untuk bersih-bersih platform mereka. Terutama terhadap follower suatu akun yang dianggap abal-abal. Memang, dampak yang dilakukan Twitter ini akan berpengaruh terhadap penurunan follower. Namun, apa yang dilakukan mereka ini adalah kebaikan untuk semua penggunanya.

Orang lain dengan jumlah pengikut lebih banyak, akan mengalami penurunan yang lebih signifikan. Sulit untuk diterima bagi sebagian orang, tetapi kami percaya akurasi dan transparansi menjadi layanan kami lebih terpercaya untuk percakapan publik, kata Legal, Policy and Trust, & Safety Lead Twitter, Vijaya Gadde melalui blog resmi Twitter, Kamis (12/7).

Ia menambahkan bahwa para pengguna yang mengalami penurunan jumlah follower diimbau tak perlu khawatir. Sebab, akan terjadi kenaikan follower secara bertahap seiring dengan akun-akun yang telah terkonfirmasi.

Sepanjang tahun ini, Twitter banyak melakukan penguncian akun jika terdeteksi adanya perubahan mendadak dalam perilaku akun tersebut. Saat hal ini terjadi, Twitter akan menghubungi pemilik akun. Sebelum mereka memvalidasi akun dan mengubah kata sandi mereka, akun tersebut akan tetap terkunci dan mereka tidak dapat login
ke Twitter.

Minggu ini, akun-akun yang terkunci tersebut akan dihapus dari jumlah pengikut di seluruh profil secara global, jelasnya.

Adapun, beberapa hal penting yang perlu diketahui terkait pembaruan ini.

1. Sebuah akun dapat dikunci jika Twitter mendeteksi perubahan mendadak dalam perilaku akun tersebut. Dalam situasi ini, Twitter akan menghubungi pemilik akun untuk melakukan konfirmasi bahwa mereka masih memiliki kontrol terhadap akun tersebut. Perubahan mendadak dalam perilaku akun ini dapat mencakup beberapa hal berikut: mencuit sejumlah besar volume balasan atau menyebut akun tertentu tanpa diminta, mencuitkan tautan-tautan yang menyesatkan, atau jika sejumlah besar akun memblokir akun tertentu setelah akun tersebut mention akun yang bersangkutan.

2. Akun-akun yang dikunci ini berbeda dari akun spam atau bot. Dalam banyak kasus, akun ini dibuat oleh orang sungguhan, tetapi Twitter tidak dapat memastikan bahwa orang asli yang membuka akun tersebut masih memiliki kontrol dan akses ke akun terkait. Sedangkan akun spam (terkadang disebut sebagai akun bot) biasanya menunjukkan perilaku spam sejak awal, yang semakin dapat diprediksi oleh sistem Twitter, dan akun tersebut dapat dinonaktifkan secara otomatis.

3. Saat ini, pembaruan ini hanya berdampak pada jumlah pengikut karena merupakan salah satu fitur yang paling terlihat di Twitter dan sering dikaitkan dengan kredibilitas akun.

4. Perubahan ini tidak berdampak pada metrik jumlah pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users / MAU) atau pengguna aktif harian (Daily Active Users / DAU) Twitter.