Belum ada laporan keterlambatan, Menhub puji ketepatan waktu Bandara Soetta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi tingkat performa ketepatan waktu (on time performance/OTP) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten,

mencapai 70 persen ketika momen libur Lebaran. Pihaknya juga puas selama mengetahui belum ada keluhan mengenai keterlambatan.

“Yang paling penting adalah OTP baik, enggak ada keluhan dengan keterlambatan pesawat. Sehingga praktis tidak ada keluhan keterlambatan,” kata Budi di Posko mudik terpadu Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (19/6).

Dia juga memuji koordinasi dan kerjasama dilakukan antara AirNav, Angkasa Pura II dan maskapai. Walaupun hanya 400 penerbangan tambahan terpakai dari 3.000 kuota telah disediakan

“Jadi meskipun slot dikasih banyak mereka OTP baik,” tegasnya.

Total 400 penerbangan tambahan itu terealisasi selama dua minggu sejak H-8 Lebaran. Kementerian Perhubungan merasa bukan masalah serius bila slot terpakai belum mencapai kuota walau dalam masa peak season.

“Tambahan slot itu ada 400 slot selama dua minggu sangat baik. Sehingga sekalipun diberikan slot yang banyak sekitar tiga ribu, yang dipakai sepertujuhnya enggak masalah,” ungkapnya.

Sementara itu, Senior Manager PT angkasa Pura II Bandara Soekarno Hatta, M. Suriawan Wakan, menyebut lambatnya pertumbuhan pergerakan pesawat akibat perubahan pola maskapai.

Sebelumnya menggunakan pesawat berbadan kecil (narow body) beralih menggunakan wide body (badan besar).

“Tetap tumbuh untuk di Soetta 0,24 persen, tapi pertumbuhan penumpang mencapai 6 persen atau rata-rata 200 ribu penumpang per hari,” kata Wakan.