Di Balik Desain Pemenang CBR250RR Virtual Modification Challenge

Setelah melalui tahap penjurian yang ketat, PT Astra Honda Motor (AHM) akhirnya memutuskan siapa yang berhak menjadi pemenang kompetisi bergengsi CBR250RR Virtual Modification Challenge. Dengan diskusi dan penilaian yang matang, juri akhirnya memilih tiga dari 3.901 submission desain Honda CBR250RR Black Freedom terbaik.

Keputusan tersebut diambil setelah ketiga orang pemenang itu, mampu memenuhi lima kriteria penilaian juri. Mulai konsep, tema, pewarnaan, kreativitas, hingga originalitas. Salah satu yang membuat para juri makin terkesan bukan sekadar desain yang bagus dan keren saja. Tapi bagaimana desain itu dimaknai dan direalisasikan menjadi karya digital yang kreatif.

Lantas, seperti apa makna dari tema desain yang diangkat ketiga pemenang CBR250RR Virtual Modification Challenge itu? Berikut penjelasan lengkapnya.

Fury Dragon

Muhaimin Firdaun dan desain Fury Dragon miliknya yang jadi juara 1

 

Tema Fury Dragon dipilih sebagai pemenang pertama bukan saja tampilannya yang mengesankan. Tema karya Muhaimin Firdaus ternyata menyimpan makna dan filosofi yang cukup dalam. Muhaimin memilih tema tersebut bukan asal-asalan, melainkan berdasarkan riset.

“Honda (CBR) ini kan brand asal Jepang dan saya mengerucutkan tema dengan mencari hewan mitologi. CBR saya ibaratkan sebagai seekor naga,” jelas Muhaimin.

Lebih lanjut ia menjelaskan apabila hewan naga tersebut menggambarkan ketangguhan dan kekuatan. “Jadi makna tersebut mewakili keagresifan Honda dalam seri motor sport.”

Garuda Gold

Suryanto, juara 2 CBR250RR Virtual Modification Challenge

 

Kedua ada Garuda Gold. Tema karya Suryanto Redy Busono tersebut dipilih sebagai pemenang kedua. Menurut Suryanto Garuda mendeskripsikan kekuatan dan kegagahan. Alasan lainnya, ia juga ingin mengangkat ketangguhan mesin Honda bak seorang burung Garuda.

“Saya memilih garuda karena juga ingin menggambarkan mesin Honda yang sudah jelas terkenal tangguh,” katanya.

Techno White

Hans, juara 3 CBR250RR Virtual Modification Challenge

 

Tema yang digagas oleh Hans Tedjakusuma terpilih sebagai pemenang ketiga. Menariknya, dalam kompetisi ini, Hans tidak hanya mengirimkan satu desain, melainkan 18 desain dengan grafis dan warna berbeda. Lewat tema Techno White, ia ingin menonjolkan sisi modern.

“Desain yang terpilih ini adalah yang ke-18. Warna mencolok ingin menggambarkan sesuatu yang modern dan atraktif sama seperti CBR250RR yang mencirikan motor sport,” kata pria yang berasal dari Semarang ini.

Serunya CBR250RR Virtual Modification Challenge

Bagi yang belum tahu, kompetisi ini sudah berlangsung mulai 17 September hingga 16 Oktober 2018. Uniknya, kompetisi bergengsi ini tidak dipungut biaya, dibuka untuk umum, WNI, dan berusia 17 tahun, tak heran jika banyak generasi muda kreatif, khususnya yang suka modifikasi, yang turut berpartisipasi.

Selain itu, para peserta yang mengikuti kompetisi ini mengkreasikan ide yang belum pernah dipakai orang lain. Desain virtual orisinal tersebut lantas ditempelkan pada template Honda CBR250RR Black Freedom, tanpa mengubah dasar atau menghilangkan karakter bodi. Honda CBR250RR Black Freedom digunakan dalam kompetisi ini sebagai kanvas yang dapat dimodifikasi sesuai karakter identitas penggunanya dan memudahkan peserta dalam memodifikasi desain motor.

Untuk mewujudkan motor modifikasi sekeren para pemenang #CBR250RRVirtualModifChallenge ini, hanya membutuhkan modifikasi CBR250RR Black Freedom dengan plug and play beberapa bagian motor dan cutting sticker atau decal pada grafis dengan total biaya hanya Rp10 Juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *