Di Jepang, tutup lubang gorong-gorong saja seperti karya seni

TRAVEL – Hampir segala hal di Jepang dibangun dengan dedikasi. Seolah-olah kita bisa menemukan sentuhan personal pada nyaris setiap objek yang bisa ditemukan di sana. Tak terkecuali penutup lubang gorong-gorong yang memiliki pola gambar berbeda-beda.

Ada sekitar 12.000 motif ukiran tutup lubang gorong-gorong yang bisa ditemukan di seluruh Jepang. Masing-masing menampilkan gambar yang menarik dan berbeda untuk setiap kotamadya.

Desain biasanya dipilih yang berkaitan dengan area tempatnya berada. Salah satu penutup lubang gorong-gorong di Ise, Prefektur Mie misalnya. Ukirannya menggambarkan adegan ketika sekelompok warga pada zaman Edo sedang berziarah di Kuil Ise. Beberapa di antaranya mengambil gaya lukisan tradisional. Sementara sisanya dibuat dengan desain ala manga dan anime.

Penutup lubang gorong-gorong di Jepang

Penutup lubang gorong-gorong di Jepang
Pemandangan tempat-tempat terkenal seperti Gunung Fuji dan Teluk Yokohama juga banyak dipakai. Chofu, sebuah kotamadya di Tokyo sempat punya 6 tutup lubang gorong-gorong bertema GeGeGe no Kitaro, judul sebuah anime terkenal.

Penutup gorong-gorong dekoratif ini berhasil menarik perhatian para pelancong. Tak sedikit yang memamerkan keunikan penutup gorong-gorong temuan mereka melalui Instagram atau Twitter.

Penutup lubang gorong-gorong di Jepang

Penutup lubang gorong-gorong di Jepang
“Tutup lubang gorong-gorong di Jepang adalah properti budaya yang bisa kami banggakan,” kata Hideto Yamada, pimpinan Gesuido Koho Purattofomu seperti dilansir Japan Times. Grup yang diketuainya ini terdiri dari kaum profesional dan peminat tutup lubang gorong-gorong yang mencakup pejabat dari pemerintah daerah dan departemen pengelolaan limbah milik Kementerian Infrastruktur Jepang. Benar sekali, keunikan tutup gorong-gorong di negeri sakura sampai punya klub khusus.

“Semuanya adalah karya seni. Desainnya mencakup detail dan kehalusan estetika Jepang,” kata Yamada.

Menurut keterangan dari Japan Ground Manhole Association, tutup lubang dekoratif mulai dipasang sejak tahun 1980-an atas prakarsa salah satu petinggi Kementerian Infrastruktur. Tujuannya adalah meningkatkan citra sistem pengolahan limbah di negeri matahari terbit.

Penutup lubang gorong-gorong di Jepang Only in JapanDesain-desain cantik ini dirancang oleh para pembuat tutup lubang yang ditunjuk oleh pemerintah kotamadya. Mereka menyerahkan desain untuk diseleksi pejabat yang bersangkutan.

Berawal sebagai upaya pencitraan, kini penutup lubang gorong di Jepang sudah menjadi bagian dari daya tarik wisata dengan penggemar dari berbagai lapisan masyarakat. Jangan heran jika ada Manhole Summit yang didedikasikan khusus untuk karya seni jalanan ini.

Penutup lubang gorong-gorong di Jepang Flickr/MRSY

Penutup lubang gorong-gorong di JepangGesuido Koho Purattofomu sempat pula mencetak kartu pos bergambar tutup lubang gorong-gorong di Jepang. Kartu pos yang menampilkan puluhan desain ini ternyata benar-benar populer hingga dicetak ulang sebanyak 30.000 lembar.

Salah satu fans garis keras adalah Hidetoshi Ishii, pensiunan pegawai negeri di kota Tokyo. Lansia berumur 60-an ini telah menghabiskan lebih dari 20 tahun untuk menemukan tutup lubang gorong-gorong di setiap penjuru Jepang. Bermodal sepeda lipat dan gulungan peta, dia sudah mengelilingi 1.700 daerah dan mengumpulkan 4.500 foto.

“Rasanya seperti menemukan permata. Ketika saya melihat salah satunya, saya langsung tersenyum,” tuturnya.

[tsr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *