Gunakan GPS Saat Berkendara, Kamu Bisa Dipenjara 3 Bulan Lho

Bagi kamu yang sering berkendara menggunakan global positioning system (GPS), nampaknya kebiasaan itu harus segera ditinggalkan. Sebab, hukuman tiga bulan penjara dan denda Rp750 ribu bisa mengenai kamu, andai terbukti menggunakan GPS saat berkendara.

1. Ada dua pasal yang bisa dijerat pada pengguna GPS saat berkendara

Gunakan GPS Saat Berkendara, Kamu Bisa Dipenjara 3 Bulan LhoAntara Foto/Devi Ramadhan

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Herman Ruswandi, larangan penggunaan GPS saat berkendara sudah jelas dasar hukumnya sehingga tidak diragukan lagi penerapannya.

“Sudah diatur di pasal 106 ayat 1 dan pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, sehingga tidak diragukan lagi,” kata Herman seperti dilansir dari Antara, Sabtu (9/2).

Dalam pasal 106 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) tersebut, menyebutkan setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Sementara itu, Pasal 283 menyebutkan setiap orang yang melanggar Pasal 106 ayat 1 bisa dipidana dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp750 ribu.

2. Mahkamah Konsitusi tolak gugatan

Gunakan GPS Saat Berkendara, Kamu Bisa Dipenjara 3 Bulan LhoInstagram @mahkamahkonstitusi

Sementara itu, Mahkamah Konstitusi juga menolak permohonan komunitas Toyota Soluna terkait aturan larangan penggunaan GPS saat berkendara pada 30 Januari 2019. MK beralasan dalam UU LLAJ telah dijelaskan peraturan mengemudi secara wajar, meski MK menyadari bahwa materi muatan UU tersebut masih sederhana. Muatan UU itu belum mampu menjangkau seluruh aspek perilaku berkendara yang tidak tertib, termasuk penggunaan GPS.

MK memahami penggunaan GPS dapat membantu pengemudi mencapai tempat tujuan. Namun menurut MK, penggunaan GPS bisa merusak konsentrasi pengendara karena pengemudi melakukan dua aktivitas sekaligus.

“Ditambah juga putusan MK tersebut yang menolak peninjauan undang-undang itu, karena memang aturan ini orientasinya pada keselamatan,” kata Herman.

3. Nantinya pengawasan dilakukan dengan CCTV

Gunakan GPS Saat Berkendara, Kamu Bisa Dipenjara 3 Bulan LhoANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Saat ini petugas Kepolisian di lapangan akan dikerahkan untuk menindak pelanggar aturan tersebut. Setelahnya penindakan tersebut akan dikntegrasikan engan sistem tilang elekyronkk menggunakan closed circuit television (CCTV).

“Saat ini masih oleh petugas baik yang berjaga atau yang berpatroli, tapi ke depan ‘tiada maaf bagimu’ ketika kamera cctv sudah terpasang dan itu juga sudah bisa dijadikan alat bukti yang sah sesuai undang-undang,” ujar Herman.

4. GPS masih biaa digunakan, asal…

Gunakan GPS Saat Berkendara, Kamu Bisa Dipenjara 3 Bulan Lhokopitiambot.com

Kendati ada larangan, bukan berarti penggunaan GPS tidak boleh digunakan sepenuhnya. Menurut Herman, GPS masih dapat digunakan dengan catatan bahwa kegiatan tersebut dilakukan dengan tidak membahayakan dirinya terlebih orang lain.

“Jika dia mengoperasikan GPS di ponselnya atau yang ditempelkan dalam keadaan kendaraan menepi di pinggir jalan itu boleh. Yang jelas ditindak adalah yang mengoperasikannya saat jalan apalagi di jalur cepat, karena pasti akan mengganggu konsentrasi,” kata dia.

5. Aturan ini dianggap bertujuan melindungi kepentingan umum

Gunakan GPS Saat Berkendara, Kamu Bisa Dipenjara 3 Bulan LhoANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Dengan aturan ini, diharapkan tak ada lagi kecelakaan-kecelakaan fatal akibat pengemudi kehilangan konsentrasi ketika mengendarai kendaraannya.

“Karena aturan ini sesungguhnya bertujuan melindungi kepentingan umum yang lebih luas akibat perilaku pengemudi yang konsentrasinya terganggu karena menjalankan dua aktivitas,” ujar Herman menambahkan.