Hasil tes DNA, 1 dari 3 bocah korban penyekapan di Makassar anak tersangka

Polisi telah mendapatkan hasil pemeriksaan DNA tersangka dan korban dalam kasus penyekapan anak di Ruko Blok FF, Panakkukang, Makassar.

Hasilnya, tersangka hanya memiliki kesamaan DNA dengan satu korban.

Enam orang yang diperiksa adalah tersangka Meilania Detaly Dasilva (31), tiga bocah korban penyekapan Ow alias Aw (11), Us alias F (5) dan Dv (2,5) serta satu pasangan suami istri, ZAM (30) dan SA (29).

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, dari pemeriksaan darah dan rongga mulut, dipastikan hanya satu anak kandung tersangka yakni Ow.

“Hanya Ow anak kandung pelaku, dua lainnya bukan. Sementara yang anak ketiga bernama Dv dipastikan anak dari pasangan ZAM dan SA.

Lalu yang anak kedua perempuan Us alias F belum diketahui pasti siapa orang tuanya. Soal anak F ini, kita berkoordinasikan dengan tim P2TP2A atau Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak, untuk menginformasikan ke publik agar segera diketahui siapa orang tua kandung anak F ini,” kata Wirdhanto Hadicaksono di Makassar, Kamis (11/10).

Hasil pemeriksaan DNA ini, tidak mempengaruhi penyidikan yang berjalan. Kata Wirdhanto, hasil pemeriksaan hanya terkait status anak-anak tersebut.

Sementara terkait dugaan adanya unsur perdagangan orang, polisi hingga kini belum menemukan alat bukti ke arah itu.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa penyekapan tiga bocah ini dilakukan Memei terjadi Minggu (16/9).

Kasus terbongkar setelah tiga bocah kabur dari ruko tempatnya disekap, dengan merusak gembok pintu ruko menggunakan besi.