Ini yang Harus Dilakukan Untuk Mencegah Terjadinya Gangguan Eksibisionisme

Penanganan perilaku penyimpangan seksual difokuskan pada cara mengendalikan dan membantu Si Penderita melakukan kehidupan seksual yang sehat. Setidaknya ada empat penanganan yang mungkin dilakukan psikiater untuk pasien eksibisionisme yang tergolong tidak agresif…

Psikoterapi

Elemen terpenting dari suatu psikoterapi adalah menjalin hubungan yang baik antara ahli terapi dengan pasiennya. Ahli terapi bisa menggali masa kecil Si Penderita kemudian menyadarkannya untuk berhenti.

Hal ini karena para eksibisionis kurang memiliki motivasi untuk mengubah perilakunya sendiri. Dengan melakukan terapi individual tampaknya lebih efektif daripada terapi kelompok.

Terapi aversip

Terapi ini dilakukan dengan memberikan kejutan fisik. Saat seseorang menunjukkan perilaku seksual menyimpang. Bisa juga meminta pasien untuk bermasturbasi untuk waktu yang lama.

Psikiater tersebut membiarkan pasiennya untuk berfantasi dengan liar. Cara lain yang bisa dilakukan adalah orgasme reorientation, yang bertujuan membuat pasien belajar untuk menjadi lebih terangsang pada stimulus seksual yang konvensional.

Prosedur kognitif

Diberikan pelatihan empati agar eksibisionis memahami pengaruh perilaku mereka terhadap orang lain. Cara ini mirip dengan kegiatan yang diterapkan pada program rehabilitasi ketergantungan obat-obatan terlarang.

Pemberian obat

Penanganan ini melibatkan obat-obatan seperti medroxyprogesterone acetate dan cyntoterone acetate. Kedua obat ini berfungsi menurunkan tingkat testoteron pada pria untuk menghambat rangsangan seksual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *