Intip Canggihnya Kamera Samsung Galaxy A80, Sehebat Samsung S10?

Intip Canggihnya Kamera Samsung Galaxy A80, Sehebat Samsung S10?

Samsung Galaxy A80 telah resmi diperkenalkan. Ini adalah varian terbaru Samsung yang merupakan smartphone di kelas menengah ke atas.

Yang jadi buah bibir dari dirilisnya Samsung A80 ini adalah kameranya yang canggih.

Bahkan sebelum dibahas soal spesifikasinya, mekanisme sliding yang dipadu dengan rotasi dari kamera belakang sekaligus depannya, adalah sesuatu yang cukup segar diperkenalkan di tahun 2019 ini.

Konsep kamera depan berotasi ke belakang sebenarnya bukan hal baru. Tahun 2013, Oppo memperkenalkan N1, yang diklaim sebagai smartphone dengan konsep kamera rotasi pertama di dunia.

Meski demikian, Samsung sendiri pada tahun 2006 pernah merilis sebuah ponsel flip dengan kamera berotasi bernama SGH-P910. Bisa dibilang, Samsung memang pionirnya.

Konsep semacam ini adalah salah satu dari sekian cara untuk mendapatkan bentang layar yang besar di sebuah smartphone, tanpa menggunakan notch atau poni.

Konsep notch pertama kali diperkenalkan oleh iPhone X pada 2017 dan kini desain yang selalu dimiripkan dengan poni tersebut sudah mulai dihindari.

Sebelumnya, desain yang paling banyak diusung adalah waterdrop notch serta desain sliding. Namun Samsung A80 menaikkan tingkatannya selangkah lebih maju, dengan memadukan konsep sliding dan rotasi kamera.

Hal ini membuat tak hanya layarnya mencapai konsep full-screen tanpa gangguan poni, kamera depan serta belakangnya memiliki kualitas yang sama karena memang hanya satu kamera yang dirotasi.

Samsung A80 2019 SAMSUNG

Spesifikasi Kamera Samsung A80

Soal kamera, terdapat 3 buah kamera. Kamera utamanya mengusung sensor 48MP yang kini sedang jadi tren di deretan smartphone dari berbagai kelas.

Dua yang paling mencolok tentu adalah Redmi Note 7 dan juga Huawei P30 Pro.

Samsung A80 sendiri mengusung sensor IMX586 besutan Sony yang memang berbasis 48MP kamera.

Namun perlu diketahui, ini adalah sensor berukurang 1/2 inci dengan piksel individual berukuran 0,8 mikrometer.

Sensor dengan resolusi 48MP ini dapat menghasilkan gambar 8.000×6.000 piksel.

Sebenarnya sensor ini tidak benar-benar memiliki resolusi besar. Terdapat sebuah teknologi bernama Quad Bayer 2×2 pixel, di mana 4 piksel, atau 2×2 piksel yang berdekatan akan memiliki warna yang sama.

Nah, sensor kamera semacam ini akan menghasilkan output di mana empat pikselnya memiliki warna yang sama.

Sehingga 48MP setara dengan 12MP saja. Namun kelebihannya adalah ukuran pikselnya juga setara dua kali lipatnya, yakni 1,6 micrometer.

Jadi, ukuran piksel yang terasa membesar ini akan menghasilkan foto dan juga video yang minim noise di keadaan minim cahaya.

Selain itu, kepekaan ISO yang dibuat tinggi tak akan seberapa berpengaruh ke buramnya gambar.

Kamera utama ini dipadu dengan kamera wide-angle berukuran 8MP yang cocok dibuat selfie beramai-ramai serta foto landscape.

Kamera ToF Samsung A80

Seperti yang kini banyak diusung oleh smartphone flagship dan juga sang kaka yakni Samsung S10 series, Samsung A80 juga membekali perangkatnya dengan kamera sensor kedalaman atau depth-sensing 3D kamera. Kamera ini berbasis teknolog Time of Flight.

Time of Flight sendiri adalah kamera yang bisa digunakan untuk membuat model 3D, dengan metode pengukuran jarak antara sensor dan objek.

Hal ini dilakukan dengan memancarkan sinyal dan mengukur perbedaan waktu antara sinyal dipancarkan sampai kembali ke sensor.

Kamera ini tentu akan dimanfaatkan oleh Samsung A80 untuk mendapatkan efek bokeh di portrait mode, tanpa harus memiliki kamera telefoto.

Dengan ini, hasil bokeh dari jepretan moda portrait makin alami layaknya menggunakan lensa dari DSLR.

Hasil akan alami karena perangkat bisa memperkirakan secara akurat jarak dari lensa ke objek.

Tak cuma itu, teknologi Face Unlock akan jadi mudah, cepat, dan akurat sebagai alternatif biometrikasi selain pemindai sidik jari dalam layar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *