Jalanan Singapura bakal dilengkapi 100 ribu CCTV termutakhir

Pemerintah Singapura berencana memasang kamera pengawas (CCTV) di 100 ribu lebih tiang lampu di sana.

Pemerintah ingin CCTV tersebut dilengkapi teknologi termutakhir, baik software maupun hardware.

Dilaporkan Reuters, Jumat (13/4), salah satu teknologi canggih dalam CCTV itu digadang mampu merekam dan mengenali dengan jelas wajah orang meskipun berada di kerumunan. Hal ini akan membantu otoritas di sana dalam menjaga keamanan masyarakat.

Namun, rencana tersebut justru menimbulkan kekhawatiran mengenai privasi warga. Kekhawatiran itu terutama disuarakan kelompok pegiat hak asasi manusia dan pakar keamanan di sana.

Meski ada suara kekhawatiran, Pemerintah Singapura nampaknya melanjutkan proyek pengadaan kamera pengawas paling mutakhir itu.

Badan pemerintah Singapura yang bertanggung jawab atas proyek tersebut, GovTech, mengungkap sudah membuka lelang. Perusahaan yang tertarik dan mampu menyediakan teknologi jaringan yang diinginkan pemerintah–disilakan mendaftar.

Sebagai uji coba, kami menguji berbagai jenis sensor pada tiang lampu, termasuk kamera yang dapat mendukung kemampuan pengenalan wajah, kata juru bicara GovTech.

Nantinya, kemampuan ini dapat digunakan untuk menganalisis kerumunan dan mendukung penyelidikan lanjutan jika terjadi insiden teror, tambahnya.

Jaringan pengawasan video seperti itu sudah umum di kota-kota besar dunia, seperti London atau New York. Tapi Ian Wilson, dosen keamanan dari Universitas Murdoch Australia percaya, Singapura akan berbeda. Salah satu alasannya karena teknologi pengenalan wajah.

Teknologi seperti ini telah menjadi hal yang biasa di kota-kota China seperti Beijing dan Shanghai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *