Jualan Pernak Pernik Korea, Yubi Raup Untung Rp 1 Juta Perminggu

Pecinta musik Korea atau yang biasa disebut K-Popers ini terkenal loyal terhadap idolanya.

Selain menghadiri konsernya, mereka juga rela beli ini dan itu untuk memenuhi hobi atau kesukaan dan rasa kecintannya.

Ternyata hal ini bisa menjadi salah satu peluang bisnis.

Memang mereka yang menjadi fans musisi Korea, terutama untuk boyband dan girlband ini, bisa dibilang sangat banyak di Indonesia, terutama di kota-kota besar.

Para penggemar pun mencoba berbagai cara agar bisa bertemu dengan idolanya. Bagi mereka yang sudah bekerja, mungkin ada alokasi dana tersendiri namun bagi yang masih sekolah atau pelajar tentu ada yang rela menabung untuk sekadar membeli tiket konser ataupun barang-barang yang berkaitan dengan idolanya.

Berawal dari kegemarannya mengoleksi barang-barang yang serba ada logo atau gambar idola, ada Anisa Yubi yang coba membuka usaha menjual merchandise atau pernak-pernik bergambar boyband dan girlband terkenal Korea, sebut saja Bangtan Boys (BTS), iKON, EXO, Wanna One, Blackpink dan lainnya.

Yubi mengaku mengerjakan barang-barang tersebut sendiri. Mulai dari percetakan hingga penjualan.

Barang-barang yang dijualnya berupa gantungan kunci, foto polaroid, totebag, tumblr, kipas tangan, stiker, poster, hingga album musik.

Bahkan dia juga menerima jasa titip (jastip) tiket konser, terutama Konser Blackpink yang akan digelar di Jakarta, 19 Januari mendatang.

Selain untuk dijual kembali, dia juga menyimpannya sebagai koleksi pribadi.

Kisaran harga yang dipasang Yubi adalah mulai dari 5 ribu rupiah untuk poster ukuran kecil hingga 40 ribu rupiah untuk tumblr.

Sedangkan untuk foto polaroid seharga 10 ribu rupiah isi delapan lembar. Ada juga totebag 25 ribu – 35 ribu rupiah.

Kipas yang bergambar idola harganya 10 ribu rupiah. Sementara lightstick, album musik, dan jastip tiket konser dan barang-barang tertentu lainnya harus pre-order (PO).

Wanita lulusan 2014 di salah satu perguruan tinggi di Medan ini memulai usahanya sekitar empat bulan lalu, Agustus 2018.

Dia mengatakan omset yang didapatnya berada di kisaran satu juta rupiah per minggu.

Awalnya Yubi mencoba menjadi penjual koleksi barang-barang k-pop adalah ketika dia membeli barang-barang di online namun terkadang tidak sesuai seperti yang dipesan.

Melihat ada peluang bisnis disini, Yubi memberanikan diri untuk mencoba berjualan merchandise k-pop.

Adapun tujuan Yubi memulai bisnisnya adalah ingin pergi ke Korea Selatan!

“Enggak itu (omzet penjualan) perminggu perbulannya aku gak terlalu ngitung karena aku juga beli barang official buat aku juga buat konser juga sama tabungan buat ke korea,” kata Yubi.

Selain karena tidak kesesuaian pesanan, Yubi mengatakan mulai berjualan karena banyak teman-temannya yang menginginkan barang-barang yang dia beli setelah dia menonton konser Wanna One.

Member yang menjadi idolanya di grup tersebut atau yang biasa disebut bias itu adalah Bae Jin-young.

“Iya, waktu itu kan ada konser Wanna One. Abis nonton konsernya jadi pengen beli-beli kaya gini. Pas aku beli, temen-temen ada yang mau, yaudah aku jualan,” ujar Yubi.

Yubi berjualan saat Car Free Day (CFD) Jakarta di sekitar gedung Indosurya Life Center, dekat Halte Busway Tosari.

Wanita kelahiran Bengkulu ini juga merupakan karyawan di salah satu Perusahaan Surveyor di Jakarta. Meski sudah bekerja, Yubi tetap menyempatkan waktu untuk berjualan.

Selain hari Minggu, dia membuka penjualan secara online melalui nomor kontak atau kartu nama yang dia bagikan ketika pembeli sedang mampir ke lapaknya.

Pembeli yang datang ke tempat berjualan Yubi bisa dibilang tidak sedikit, apalagi ketika CFD. Mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Dari bapak-bapak sampai ibu-ibu. Seolah budaya K-Pop ini telah menjamur di hampir semua lapisan masyarakat.

Yubi berjualan seperti pedagang lainnya di CFD. Merchandise atau pernak-pernik K-Pop tersebut beralaskan kain atau karpet kecil.

Sambil berjualan, Yubi tidak lupa untuk memutar lagu-lagu hits K-Pop untuk menarik pembeli. Sehingga pembeli pun ikut bernyanyi bersama.

Dia pun menambahkan bahwa ada temannya yang juga k-popers menjual barang-barang merchandise penyanyi Korea Selatan tersebut di dekat Stasiun BNI, Jakarta.

Selain itu, terkait keamanan selama berjualan di CFD, Yubi mengatakan tidak ada masalah, masih aman.

Nah, bagi kalian yang mau pesan online, Yubi juga membuka akun instagram yang diberi nama Bae-Bae K-Shop dengan pengikut 200 orang.

Bagaimana yeorobun? Tertarik bisnis k-shop ini? Jadi siapa bilang fans k-pop hanya menghabiskan uang, mereka juga bisa menghasilkan pendapatan mereka sendiri lho.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *