Kelompok militan serang kendaraan militer Irak, satu tentara tewas tiga diculik

Seorang perwira militer tewas dan tiga tentara ditangkap di Irak Barat setelah kelompok militan menyerang kendaraan mereka.

Serangan itu terjadi kemarin malam di kota Akaz, lima kilometer dari daerah Qaim, Anbar.

Seorang sumber keamanan menyatakan bahwa rombongan tentara diserang saat sedang melakukan pengiriman makanan ke pasukan lain, sebagaimana dilansir dari Channel News Asia, Kamis (11/10).

Hingga berita diturunkan, belum ada kelompok militan mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Namun, daerah tersebut Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) aktif melakukan aksi teror.

Biasanya dalam sebuah serangan, kelompok militan membunuh tentara prajurit dan menyandera tentara dengan jabatan lebih tinggi.

Namun yang semalam terjadi justru sebaliknya.

Serangan ini terjadi setelah aksi teror bom bunuh diri di pos pemeriksaan daerah yang sama pada Agustus lalu.

Dalam serangan ini, sebanyak delapan orang tewas sementara 12 orang lainnya terluka.

Irak sendiri sempat mengumumkan kemenangan melawan ISIS pada akhir Desember tahun lalu.

Pasukan pemerintah berhasil merebut kembali wilayah Qaim yang diklaim sebagai wilayah terakhir kelompok ISIS.

Deklarasi kemenangan ini membuat kelompok ISIS pergi dari wilayah yang sebelumnya dia kuasai di awal 2017.

Namun sejak itu, kelompok militan meneruskan kampanye pembunuhan dan penculikan di wilayah tersebut.