Keluarga tak ambil jenazah teroris Surabaya, polisi segera makamkan

PERISTIWA – Jasad para pelaku aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo hingga saat ini masih tersimpan di kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur. Belum satu pun pihak keluarga yang datang, apalagi mengambil jenazah tersebut. Jika tidak juga diambil oleh keluarga sampai batas tertentu, jasad yang sudah teridentifikasi tersebut akan dimakamkan.

“Kalau dari keluarganya tidak ada yang mengambil, ya kita kubur di sini, sesuai dengan ketentuan aturan agama,” tegas Irjen Machfud Arifin di Mapolda Jawa Timur, Selasa (15/5).

“Tidak mungkin jasad ditaruh di kamar mayat terus, kita makamkanlah sesuai dengan aturan,” tegasnya menambahkan.

Hal senada juga disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera. Pihaknya telah mengumumkan kepada keluarga, namun belum juga ada yang datang ke rumah Sakit. Sebanyak 13 jasad dari 3 tempat kejadian perkara masih berada di frezer kontainer rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim.

“Sudah mengumumkan kepada keluarga, pelaku-pelaku daripada aksi teror di tiga Gereja, aksi Poltabes, Rusunawa. Pengumuman yang saya sampaikan itu yang pertama kepada seluruh masyarakat Jawa Timur khususnya,” terangnya.

Sesuai prosedur, pengumuman akan disampaikan tiga kali. Pengumuman akan kembali disampaikan pada Rabu (16/5) sebagai pengumuman kedua.

“Kemudian saat sudah ditentukan harinya dan tidak diambil, maka sesuai pernyataan Kapolda akan kita kuburkan. Sesuai dengan agama dan kepercayaannya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *