Kesal tak diberi pinjaman uang untuk beli rokok, Supriyadi tusuk temannya

Berakhir sudah pelarian Supriyadi, pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap rekannya Damiyati. Akibat tindakan Supriyadi, Damiyati mengalami luka robek di bagian punggung kirinya.

Supriyadi ditangkap unit Reskrim Polsek Mauk setelah hampir dua bulan menjadi buronan setelah peristiwa berdarah di Raya Rawa Kidang Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang pada 9 Februari 2018 lalu.

Selama pelarian, Supri bersembunyi ke daerah Kasemen dan berhasil diamankan di Alfamart Sawah Luhur.

Peristiwa penusakan itu bermula saat pelaku merasa tak senang karena korban tak memberikan uang yang dia minta.

“Jadi saat korban pulang bekerja, diberhentikan pelaku di TKP, dia meminta uang kepada korban dengan alasan untuk membeli rokok,” terang Kapolsek Mauk, AKP Teguh Kuslantoro, Sabtu (7/4).

Korban menjelaskan, saat itu sedang tak memiliki uang dan dia hendak melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya.

“Namun saat meninggalkan TKP tiba-tiba saja pelaku menusuk korban hingga mengalami luka robek di punggung,” kata Teguh.

Atas perbuatannya, Supriyadi terancam hukuman penjara di atas 5 tahun, sesuai pasal 351 KUHPIdana tentang penganiayaan.