Kulminasi, Si ‘Penghilang Pendar’ di Hari Tanpa Bayangan

BIBIRLONTE.com – Fenomena hari tanpa bayangan atau kulminasi kerap terjadi pada pertengahan Maret hingga April dan September hingga akhir Oktober setiap tahunnya di Indonesia. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat letak Indonesia yang berada di sekitar ekuator membuat kulminasi terjadi dua kali dalam setahun di beberapa wilayah.

Kulminasi atau transit atau istiwa merupakan fenomena saat matahari berada tepat di posisi paling tinggi di langit. Fenomena ini terjadi lantaran adanya revolusi bumi mengitari matahari yang mengakibatkan gerakan semu matahari.

Saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, fenomena ini dinamakan kulminasi utama. Pada saat itu, matahari akan berada tepat di atas kepala pengamat atau di titik zeniat.

Ketika terjadi kulminasi, bayangan benda tegak akan terlihat ‘menghilang’ karena bertumpu dengan benda itu sendiri. Posisi matahari yang berada tepat di atas benda membuatnya seakan-akan tidak memiliki bayangan.

Hal inilah yang menjadikan fenomena kulminasi dikenal juga dengan sebutan hari tanpa bayangan.

Kulminasi utama di Indonesia akan terjadi hingga dua kali dalam setahun, yakni saat posisi matahari berada tidak jauh ketika berada di khatulistiwa.

Fenomena hari tanpa bayanagn akan terjadi di daerah-daerah yang dilewati garis khatulistiwa antara lain Pontianak, Bonjol, Parigi Moutong, Kepulauan Kayoa, Amberi, dan Gebe. Selain itu, fenomena serupa juga bisa terjadi di kota lain di Indonesia pada waktu berbeda.

Fenomena hari tanpa bayangan terjadi lantaran pada tahun ini, matahari akan berada di khatulistiwa pada 20 Maret 2018 pukul 23.15 WIB dan 23 September 2018 pukul 08.54 WIB. Sementara pada 21 Juni 2018 pukul 17.07 WIB, matahari berada di titik balik utara dan titik balik selatan pada 22 Desember 2018 pukul 05.23 WIB.

Akibat fenomena ini, durasi siang dan malam akan tepat 12 jam di wilayah yang mengalami kulminasi. Durasi terjadinya fenomena ini beragam, namun kebanyakan akan mencapai puncaknya tepat pada tengah hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *