Menengok daftar terbaru merek paling berharga di dunia, termasuk dari Indonesia

 EKONOMI – WPP dan Kantar Millward merilis daftar terbaru peringkat merek paling bernilai di dunia yang bertajuk Brandz Top 100 most valuable global brands pada 2018. Total nilai 100 merek paling berharga di dunia mencapai USD 4,4 triliun atau tumbuh 21 persen. Demikian mengutip laporan WPP dan Kantar Millward.

Dari daftar itu, 8 dari 10 besar merek paling bernilai di dunia berkaitan dengan sektor teknologi. Google sebanyak delapan kali meraih posisi teratas dalam 12 tahun terakhir. Nilai merek Google mencapai USD 302 miliar atau naik 23 persen dari tahun lalu.

Disusul Apple berada di peringkat kedua dengan tumbuh 28 persen. Nilai merek Apple mencapai USD 300,6 miliar. Amazon berada di posisi ketiga dengan nilai merek mencapai USD 207,59 miliar. Nilai mereknya tumbuh 49 persen.

Kemudian Microsoft dengan nilai merek USD 200,98 miliar. Pertumbuhan nilai merek mencapai 40 persen. Diikuti Tencent masuk lima besar merek paling bernilai di dunia. Nilai merek Tencent mencapai USD 178,99 miliar. Pertumbuhan nilai merek Tencent mencapai 65 persen dari tahun lalu.

“Kami melihat peningkatan terbesar dalam nilai merek tahun ini. Hal tersebut didorong pertumbuhan di semua kategori. Kedua ada pemain baru dan mapan telah makin berani dan mengadopsi pandangan jangka panjang terhadap pembentukan merek,” ujar David Roth, Chief Executive WPP.

Di posisi enam, nilai merek Facebook mencapai USD 162,10 miliar. Merek Facebook masuk merek paling bernilai di dunia dengan pertumbuhan 25 persen.

Disusul Visa dengan nilai merek USD 145,61 miliar. Pertumbuhannya mencapai 31 persen. Di posisi delapan, McDonalds dengan nilai merek USD 126,04 miliar. Pertumbuhannya 29 persen.

Selanjutnya merek paling bernilai lainnya yaitu Alibaba dengan nilai merek USD 113,40 miliar berada di posisi sembilan. Sedangkan posisi 10 dipegang AT&T dengan nilai merek USD 106,69 miliar. Nilai merek AT&T susut tujuh persen.

Namun demikian, yang unik dari daftar ini ialah ada 8 pendatang baru, termasuk merek lokal yaitu Bank Central Asia (BCA). Silakan klik selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *