Mental Manchester City Hancur Saat Dikalahkan Newcastle United

Sebuah pengakuan diberikan oleh Gabriel Jesus. Striker Manchester City itu mengakui bahwa kekalahan atas Newcastle United minggu lalu sempat membuat mental timnya hancur lebur.

Sejak awal musim kemarin, Manchester City bersaing ketat dengan Liverpool untuk menjadi juara Premier League. Kedua tim selalu konsisten tampil setiap pekan, sehingga tim-tim lain sulit mengejar mereka di puncak klasemen.

Namun pada pekan kemarin, City harus menelan kekalahan dari Newcastle United. Alhasil mereka nyaris tertinggal 7 poin dari Liverpool, namun beruntung The Reds ditahan imbang Leicester City sehingga mereka hanya tertinggal 5 poin saja.

Jesus mengakui bahwa kekalahan melawan Newcastle itu sempat membuat timnya down. “Beberapa hari yang lalu, kami berpikir bahwa kami sudah kehilangan gelar Premier League kami,” buka Jesus kepada Sportsmole.

Pukulan Keras

Jesus mengakui bahwa kekalahan melawan The Magpies tersebut sama sekali tidak dibayangkan oleh timnya, sehingga ia menyebut timnya sulit menerima kenyataan ketika mereka harus kalah.

“Setelah pertandingan melawan Newcastle, situasinya sangat berat untuk kami. Kami sangat kecewa, lebih dari siapapun, entah itu para pemain ataupun para staff, kami semua bersedih karena kami mengira kami sudah kehilangan gelar juara kami.”

“Namun kami beruntung Liverpool hanya mampu imbang melawan Leicester dan hasil itu memberikan kami sedikit harapan. Setelah itu mereka kembali imbang melawan West Ham dan itu berarti kami masih bisa bersaing untuk gelar juara.”

Tidak Akan Terpeleset

Manchester City sendiri saat ini sudah berada di puncak klasemen EPL setelah menjalani satu laga lebih banyak dari Liverpool, dan Jesus berjanji ia dan timnya akan berusaha sekuat tenaga agar mereka tidak terpeleset.

“Saat ini kami berada di puncak klasemen karena kami memainkan satu pertandingan lebih banyak dari Liverpool. Namun Itu bagus karena kami saat ini sudah kembali ke persaingan menjadi juara Liga musim ini.”

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk memenangkan setiap pertandingan yang kami mainkan. Kami juga harus melakukan pekerjaan kami dengan baik dan tidak berleha-leha lagi seperti yang kami lakukan melawan Newcastle.” tandasnya.