Menyelami Atraksi Wisata Baru di Danau Tahoe

Sebuah ‘jejak’ baru di bawah air Danau Tahoe, kawasan Pegunungan Sierra Nevada, Amerika Serikat akhirnya terkuak dan bisa dinikmati oleh para wisatawan.

Terhitung sejak awal Oktober 2018, para pengunjung bisa menikmati benda peninggalan abad 20, yakni beberapa perahu yang ‘terbujur’ di dasar danau.

Hal ini tentu membuat siapapun yang memiliki hobi scuba diving atau menyelam, langsung kegirangan.
“Ini adalah pertama kalinya California State Parks memiliki situs budaya dan sejarah di bawah air,” ujar Leslie Hartzell, kepala divisi kebudayaan cagar alam Emerald Bay, seperti yang dikutip dari CNN, Senin (8/10).

Diperkirakan, ia menambahkan, banyak kapal yang dibuat medio 1920 hingga 1930-an. Namun pada tahun 1950-an kapal-kapal tersebut ditenggelamkan, karena sudah tidak layak digunakan lagi.

Hal inilah yang membuat Danau Tahoe ‘menjelma’ sebagai museum bawah air.

Salah satunya adalah kapal kayu sepanjang delapan meter, bernama Florence M yang dibuat tahun 1915. Dahulunya kapal ini adalah sarana transportasi di Danau Tahoe.

Untuk bisa menemukan peninggalan bersejarah tersebut, para wisatawan harus menembus kedalaman 10 sampai 18 meter.

Kelapukan tidak menimpa kapal-kapal kayu karena suhunya berkisar di angka 6 derajat celcius. Bahkan untuk kedalaman 18 meter, suhunya jauh lebih dingin.

Tahoe adalah sebuah danau alami di pegunungan Sierra Nevada, yang terletak di perbatasan antara negara bagian California dan Nevada di Amerika Serikat, dekat Carson City. Namun sekitar dua pertiga garis pantainya berada di California.

Danau ini memiliki kedalaman sekitar 500 meter, dengan panjang sekitar 35 kilometer (km) dan lebarnya 19 km. Sedangkan panjang garis pantainya 116 km dan luas permukaannya 495 km persegi.

Terdapat sejumlah tempat bermain ski dan rekreasi di tempat ini, bahkan Danau Tahoe menjadi lokasi idaman para wisatwan saat musim panas tiba.