Menyusuri kuburan kereta di Bolivia

Menyusuri kuburan kereta di Bolivia. Puluhan tahun berlalu, kereta yang dulu menjadi transportasi andalan untuk mengangkut hasil tambang kini berubah menjadi besi tua.

Seorang pria berdiri di atas bangkai kereta yang teronggok di hamparan sebuah padang pasir di Uyuni, Potosi, Bolivia, pada 11 Mei 2018. Jaringan rel di Uyuni mulai dibangun pada 1888-1892. Beberapa dekade setelahnya, Uyuni menjadi pusat transportasi penting untuk kereta api, terutama pengangkut hasil tambang dari pegunungan Andes ke pelabuhan Samudra Pasifik.

Namun, pada 1940-an, industri pertambangan runtuh

Runtuhnya industri pertambangan membuat aktivitas kereta api di Uyuni memasuki senja kala.

Banyak kereta dan gerbong yang ditinggalkan begitu saja di Uyuni, sehingga membentuk sebuah ‘kuburan kereta’.

Puluhan tahun berlalu, kereta yang dulu menjadi transportasi andalan untuk mengangkut hasil tambang kini berubah menjadi besi tua.

Kondisinya penuh karat dan terkikis oleh angin garam yang bertiup di atas Uyuni.

Tak sedikit bagian-bagian kereta yang telah hilang karena dicuri.

Pemandangan siluet sebuah lokomotif yang teronggok di kuburan kereta di hamparan padang pasir Uyuni, Potosi, Bolivia, pada 11 Mei 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *