Objek Wisata Situ Ciburuy ‘Bersolek’ Tahun Depan

Situ Ciburuy sebagai salah satu objek wisata di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengungkapkan penataan objek wisata andalan di kawasan Kabupaten Bandung Barat tersebut akan mulai dikerjakan pada anggaran baru tahun 2019.

“Pengembangan wisata Situ Ciburuy tahun 2019 kita maksimalkan. Insya Allah ikannya jadi mudah dipancing,” kata Ridwan Kamil, seperti yang dikutip dari Antara, Senin (31/12).

Sejak tahun 1942, di sekitar Situ Ciburuy selalu diadakan semacam upacara penolak bala.

Upacara ini biasanya digabung dengan upacara menangkap ikan, atau yang dinamakan lotre. Ketika itulah digelar pertunjukan wayang golek, kendang pencak dan ronggeng.

Namun sayang, beberapa saat belakangan kegiatan tersebut jarang digelar.

Salah satu keunikan yang dimiliki Situ Ciburuy adalah ikannya. Masyarakat setempat dengan mudah memancing atau menjala ikan di tempat itu, sedangkan bagi pendatang atau orang luar akan mengalami kesulitan.

“Kita ingin hidupkan kembali potensi yang dimiliki Situ Ciburuy. Harus ada nilai tambah ekonomi, tapi ekonomi yang jangka panjang,” katanya.

Sementara itu, salah satu pengelola rumah makan di kawasan Situ Ciburuy, Ayi Kabayan, mengaku setuju dengan gagasan Gubernur Jawa Barat untuk ‘mendandani’ Situ Ciburuy.

“Kita percaya dengan Pemerintah, khususnya Pak Gubernur. Kan sudah banyak contohnya tempat yang didandani Pak Gubernur sekarang jadi ramai, dan viral,” tutur Ayi.

Situ Ciburuy merupakan salah satu wisata yang juga punya nilai sejarah. Legenda setempat mengatakan Situ Ciburuy merupakan peninggalan Prabu Siliwangi, sekaligus arena pertarungan para jawara di pulau Jawa.

Pada mulanya, Situ Ciburuy adalah dua buah sungai kecil yang ujungnya bertemu di Desa Ciburuy. Kemudian tahun 1918, lokasi pertemuan kedua sungai itu dibendung dan airnya diatur untuk mengairi sawah-sawah di desa.

Seiring berjalannya waktu, air di bendungan itu semakin tinggi dan menggenangi wilayah seluas 14 hektare. Mayarakat setempat lantas memberinya nama Situ Ciburuy.

Tapi tanah tertinggi di tengah-tengah danau tidak tergenang, kemudian menjelma menjadi sebuah pulau kecil.

Situ Ciburuy terletak di Desa Pamalayan, Kecamatan Bayongbong, Padalarang, atau sekitar 25 km dari pusat Kota Bandung.

Untuk mencapai kawasan Situ Ciburuy jika datang dari Jakarta, carilah terminal Damri Padalarang setelah melewati gerbang tol Padalarang. Situ Ciburuy terletak tidak jauh setelah terminal Damri.

Sedangkan jika beranjak dari Kota Bandung, arahkanlah kendaraan ke Cianjur. Sesampainya di Padalarang, carilah terminal Damri Padalarang dan siapkan diri untuk menikmati pesona Situ Ciburuy.