Pemerintah AS Bakal Naikkan Tarif Impor iPhone dari Tiongkok

Sejauh ini, iPhone telah berhasil menghindar dampak perang dagang antara Tiongkok dengan Amerika Serikat.

Namun, baru-baru ini presiden AS Donald Trump menyebut, beberapa produk penting dari Apple bisa saja terkena tarif impor.

Dalam wawancara denganĀ The Wall Street Journal, sebagaimana dikutip dariĀ Phone Arena, Selasa (27/11), Trump mengatakan,

selain meningkatkan tarif impor Tiongkok hingga 25 persen, ia juga akan menambahkan tarif pada barang-barang yang saat ini tidak terkena pajak tambahan.

Rencananya, besaran tarif tersebut antara 10 atau 25 persen.

Ketika ditanya, apakah ia akan menambahkan tarif ke iPhone dan smartphone dan laptop yang dirakit di Tiongkok, Trump berkata, “Mungkin.

Mungkin saja. Tergantung pada apa tarifnya, maksudnya saya bisa membuatnya jadi 10 persen, dan orang-orang bisa tetap membayarnya dengan mudah.”

Sekadar diketahui, meskipun Apple merancang semua produknya di Amerika Serikat, perangkat seperti iPhone, iPad, dan lain-lain dirakit di Tiongkok dengan metode kontrak manufaktur.

Unit-unit yang telah dirakit kemudian dibawa kembali ke AS. Makanya, saat impor dari Tiongkok ke AS ini, kemungkinan iPhone bisa terkena tarif yang lebih tinggi.

Sebelumnya Trump memang punya rekomendasi bagi perusahaan-perusahaan semacam Apple.

Alih-alih memproduksi iPhone di Tiongkok dan membawanya kembali ke AS, Trump menyarankan Apple untuk membuatnya di dalam negeri.

“Saran saya, mereka membangun pabrik-pabrik di Amerika Serikat dan membuat produknya di sini. Mereka juga punya banyak alternatif lainnya,” kata Trump.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *