Polisi Tangkap 2 Orang di Tanjung Balai dan Tapteng Terkait Kasus Terorisme Sibolga

Polisi mengembangkan penangkapan terduga teroris di Sibolga, Sumut.

Setelah meringkus 3 orang di kota itu, petugas mengamankan 2 orang lainnya di daerah berbeda, Rabu (13/3) malam.

Kedua orang yang ditangkap yakni seorang wanita berinisial R dan seorang pria berinisial M. R diringkus di Kota Tanjung Balai.

Sementara M diamankan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto membenarkan penangkapan kedua orang yang diduga terkait penangkapan terduga teroris yang berujung pada aksi bom bunuh diri di Kota Sibolga.

“Benar (penangkapan di Tanjung Balai), inisialnya R,” kata Agus, Kamis (14/3).

“Di Tapteng juga ada dilakukan penangkapan,” jelasnya.

Namun, Agus belum mau membeberkan lokasi dan detil penangkapan keduanya. Dia pun tidak menjawab saat ditanya ada tidaknya terduga teroris yang masih dalam pengejaran.

Dengan penangkapan R dan M, sudah 5 orang yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror di Sumut. Sebelumnya 3 orang diamankan di Sibolga, seorang di antaranya wanita.

Selain itu diperkirakan 3 orang meninggal dunia akibat ledakan yang terjadi di rumah salah satu terduga teroris Hus alias AH yang ditangkap di Jalan Cenderawasih Gang Serumpun, Kelurahan Pancuran Bambu, Kota Sibolga, Rabu (13/3).

Ketiganya yakni istri Hus yang diduga meledakkan diri, bersama anaknya.