Protes kedutaan AS di Yerusalem, 16 warga Gaza tewas ditembak tentara Israel

Pejabat Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan tentara Israel menembak mati sedikitnya 16 orang Palestina di sepanjang perbatasan Gaza hari ini.

Warga Gaza kembali melanjutkan unjuk rasa di perbatasan menjelang pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat ke Yerusalem yang akan berlangsung hari ini.

Kantor berita Reuters melaporkan, Senin (14/5), gelombang protes warga Palestina terus berlanjut bertepatan hari jadi negara Israel yang ke-70. Sejumlah masjid di Gaza lewat pengeras suara menyerukan warga Palestina untuk bergabung dalam unjuk rasa ‘Kembalinya Maret Agung’. Para pendemo membakar ban bekas di tengah unjuk rasa.

“Hari ini harinya kami akan melewati pagar dan mengatakan kepada Israel dan dunia, kami tidak terima diduduki selamanya,” ujar seorang guru di Gaza bernama Ali.

“Banyak yang jadi martir hari ini, sangat banyak, tapi dunia akan mendengar pesan kami. Pendudukan harus diakhiri,” kata dia.

Pejabat kesehatan di Gaza mengatakan serdadu Israel juga menembak mati seorang bocah 14 tahun dan seorang pria di kursi roda. Sebanyak 500 lebih pendemo juga luka-luka, sedikitnya 200 orang terkena peluru tajam.

Sejak protes ‘Kembalinya Maret Agung’ ini pada 30 Maret korban tewas warga Palestina sudah mencapai 61 jiwa. Sejauh ini tidak ada laporan korban tewas dari pihak Israel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *