Pura-pura jual tas bermerek, Bela tipu korban hingga Rp 600 juta

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap seorang ibu rumah tangga bernama Vima alias Bela (39).

Bela ditangkap berdasarkan nomor LP/ 2851/V/2018/PMJ/Dit. Reskrimum, tanggal 26 Mei 2018, atas dugaan tindak pidana penipuan penjualan tas mahal merek ‘Chanel’.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Bela melakukan penipuan dengan menjual tas melalui media sosial, Instagram, @bebebags21199.

“Setelah mendapatkan orderan satu buah tas merek Chanel seharga Rp 37,5 juta. Korban mengirimkan uang,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (12/9).

Setelah uang dikirim, pelaku namun tak mengirim tas tersebut kepada korban.

“Korban ini selalu nagih, mana tas nya kok belum dikirim. Kata pelaku ini selalu dijawab nanti, besok, nanti besok,” ujarnya.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur menambahkan, perbuatan pelaku tak hanya sekali. Ia sudah beberapa kali melakukan penipuan dengan modus yang sama selama dua tahun.

“Sudah ada lima orang korbannya yang kerugiannya berbeda-beda dengan total kerugian korban sampai Rp 600 juta,” ujar Argo.

Barang bukti yang berhasil disita yakni, satu bendel rekening koran, satu bendel bukti chatting antara pelapor dan terlapor, dua buah Handphone, dua buku tabungan BCA, satu buku tabungan Mandiri dan satu kartu ATM BCA.

“Tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama empat tahun,” pungkas Argo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *