Raja Thailand Kecam Saudarinya Ikut Calonkan Diri Sebagai PM Thailand

Raja Thailand, Raja Vajiralongkorn, mengecam keputusan saudarinya, Putri Ubolratana Mahidol, dengan mencalonkan diri sebagai Perdana Menteri Thailand dalam Pemilihan Umum tahun 2019 ini. Keputusan yang diambil saudarinya ini bertentangan dengan tradisi setempat. Bagaimana awal ceritanya?

1. Hal seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya

Raja Thailand Kecam Saudarinya Ikut Calonkan Diri Sebagai PM Thailandtwitter.com/SMDRNews

Dilansir dari The Guardian, Raja Vajiralongkorn mengecam langkah yang diambil saudarinya, Putri Ubolratana Mahidol, dengan ikut serta dalam Pemilihan Perdana Menteri Thailand dan hal seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya. Sebelumnya, Putri Ubolratana Mahidol mengumumkan akan mencalonkan sebagai Perdana Menteri Thailand pada hari Kamis, 7 Februari 2019, dengan bergabung bersama partai yang terkait dengan mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra.

Para analis menilai langkah yang diambil Putri Ubolratana Mahidol merupakan langkah sangat berani dan harus mendapatkan persetujuan dari saudaranya yang kini menjadi Raja Thailand. Namun, beberapa jam kemudian Raja Thailand justru terkejut saat membuat pernyataan di televisi setempat.

“Keterlibatan anggota keluarga kerajaan yang berpangkat tinggi dalam politik, dengan cara apa pun, adalah tindakan yang bertentangan dengan tradisi, kebiasaan, dan budaya negara itu dan karenanya dianggap sangat tidak pantas,” ungkap pernyataan dari Raja Vajiralongkorn seperti yang dikutip dari The Guardian.

2. Terkejutnya pihak Kerajaan Thailand bisa membuat Putri Ubolratana Mahidol didiskualifikasi

Raja Thailand Kecam Saudarinya Ikut Calonkan Diri Sebagai PM Thailandtwitter.com/8td

Pertentangan yang disampaikan Raja Thailand ini bisa membuat Putri Ubolratana Mahidol didiskualifikasi dari pencalonannya sebagai Perdana Menteri Thailand oleh Komisi Pemilihan Umum setempat. Ubolratana mengatakan dia menggunakan hak-haknya sebagai warga negara, tetapi surat-surat registrasi yang mencatumkan tempat tinggal secara hukum yakni Balai Singgasana Boromphiman dan Grand Palace, yang menggarisbawahi betapa luar biasanya pencalonannya.

Sistem monarki adalah sistem yang dianut dan paling dihormati di Thailand. Meskipun secara teknis dia bukan lagi termasuk dalam anggota keluarga Kerajaan Thailand, Putri Ubolratana Mahidol akan menjadi anggota pertama dari keluarga Kerajaan yang mencoba mencalonkan diri sebagai pejabat publik.

Seperti yang diketahui, Putri Ubolratana Mahidol secara resmi melepaskan gelar kerajaan dari anggota keluarga Kerajaan Thailand setelah menikah dengan seorang pria Amerika Serikat, yang juga teman kampusnya di Massachusetts Institute of Technology, Peter Ladd Jensen, pada tahun 1972 lalu. Sayangnya, keduanya memutuskan bercerai dan Putri Ubolratana Mahidol memilih kembali ke Thailand dan memiliki 3 orang anak dari pernikahannya.

3. Ternyata, Putri Ubolratana Mahidol dekat dengan Thaksin Shinawatra

Raja Thailand Kecam Saudarinya Ikut Calonkan Diri Sebagai PM Thailandtwitter.com/MySmartTech6

Setelah bercerai dan kembali ke Thailand, kehidupan Putri Ubolratana Mahidol sebagai bangsawan dapat diakses secara tidak biasa dengan memposting gambar secara teratur di media sosial Instagram. Selama di sana, Putri Ubolratana Mahidol berakting dan bernyanyi serta ikut aktif dalam kegiatan sosial, termasuk memimpin kampanye anti narkoba. Ia juga mengakui secara terbuka dekat dengan Thaksin Shinawatra sehingga mendapatkan tawaran dari partainya untuk mencalonkan diri sebagai Perdana Menteri Thailand.

“Saya telah melepaskan gelar kerajaan saya dan hidup sebagai rakyat jelata. Saya telah menerima nominasi partai Raksa Chart Thailand untuk perdana menteri untuk menunjukkan hak dan kebebasan saya tanpa hak istimewa di atas sesama warga negara Thailand lainnya di bawah konstitusi,” ungkap pernyataan dari Thaksin Shinawatra seperti yang dikutip dari The Guardian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *