Rusia dan China adakan latihan militer terbesar sejak runtuhnya Uni Soviet

Rusia dan China adakan latihan militer terbesar sejak runtuhnya Uni Soviet. Latihan yang diadakan oleh Rusia ini menjadi latihan gabungan terbesar sejak Perang Dingin dan runtuhnya Uni Soviet.
Pada latihan ini Rusia menurunkan 300 ribu tentara, 36 ribu kendaraan militer, seribu pesawat dan 80 kapal laut.

Tentara Rusia, China dan Mongolia melakukan parade peralatan militer pada hari terakhir latihan gabungan di Tsugol, Siberia Timur, Kamis (13/9). Latihan yang digelar selama seminggu bersama tentara china dan mongolia ini diberi nama Vostok-2018.

Tentara China berbaris dengan latar belakang ratusan tank saat latihan militer gabungan di Tsugol, Siberia Timur, Kamis (13/9). Latihan yang diadakan oleh Rusia ini menjadi latihan gabungan terbesar sejak Perang Dingin dan runtuhnya Uni Soviet.

Helikopter militer menembakkan rudal saat latihan gabungan di Tsugol, Siberia Timur, Kamis (13/9). Pada latihan militer gabungan ini Rusia menurunkan 300 ribu tentara, 36 ribu kendaraan militer, seribu pesawat dan 80 kapal laut.

Sejumlah ledakan terjadi saat latihan militer gabungan di Tsugol, Siberia Timur, Kamis (13/9). Militer Rusia mengerahkan seluruh peralatan baru miliknya pada latihan gabungan ini.

Helikopter militer Rusia dan China saat mengikuti latihan gabungan di Tsugol, Siberia Timur, Kamis (13/9). Latihan militer ini dikecam oleh NATO karena dianggap sebagai “latihan konflik skala besar”.

Skala latihan Vostok-2018 diperkirakan setara dengan kekuatan salah satu pertempuran besar Perang Dunia II.

Latihan yang diadakan oleh Rusia ini menjadi latihan gabungan terbesar setelah Perang Dingin dan runtuhnya Uni Soviet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *