Salah kirim, paket elektronik & kabel bikin geger Polda Kalbar

Markas Polda Kalimantan Barat, Jumat (20/7) sore kemarin, sempat dibikin panik dengan kedatangan paket dari kurir jasa ekspedisi. Paket itu mencurigakan, setelah diketahui berisi alat elektronik dan kabel. Belakangan diketahui, paket itu mestinya dikirimkan ke Mega Mall, di Pontianak.

Petugas jaga di Mapolda Kalbar menerima paket itu dari kurir jasa ekspedisi, sekira pukul 17.30 WIB, dengan tujuan pengiriman ke salah satu tahanan Rutan Polda Kalbar. Setelah isinya diperiksa, ditemukan peralatan elektronik dan sejumlah kabel.

Paket itu langsung diamankan, dan personel Jihandak Gegana Brimob Polda Kalbar, melakukan pemeriksaan hingga Jumat (20/7) malam. Hasilnya, tidak ditemukan barang berbahan peledak.

“Dari hasil interogasi kepada kurir jasa ekspedisi, dalam catatannya, paket dikirim dari Bekasi, tujuan tahanan Rutan Polda, atas nama inisial MO,” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Pol Nanang Purnomo, Sabtu (21/7).

Petugas terus menelusuri hingga menginterogasi MO. MO membenarkan, bahwa memang dia memesan paket makanan berupa diantaranya rendang, telur puyuh dan sambal balado. Bukan alat elektronik dan kabel-kabel.

Kecurigaan mencuat, bahwa paket isi elektronik dan kabel, adalah paket tertukar yang seharusnya tujuan ke Mega Mall. Benar saja, setelah ditelusuri lebih jauh, diduga kuat paket adalah paket tertukar.

“Terjadi salah kirim barang berupa paket yang seharusnya oleh jasa ekspedisi, dialamatkan ke Mega Mall. Ternyata, salah kirim ke Polda Kalbar,” ujar Nanang.

Sampai Jumat (20/7) malam, tim Gegana merampungkan penanganan pemeriksaan paket mencurigakan itu. Aktivitas penjagaan di Mapolda Kalbar kembali berjalan normal seperti biasa. “Untuk saat ini, paket itu sudah didisposal (diurai),” demikian Nanang.