Samsung Galaxy S9 VS Samsung S8 dan Note 8, mana flagship Samsung terbaik?

Serba berita – Samsung baru meluncurkan flagship terbarunya yakni Samsung Galaxy S9. Di atas kertas, desainnya memang serupa dengan S8 yang dirilis tahun lalu. Selain itu banyak juga aspek kesamaan di USB-C yang jadi port pengisian dayanya, headphone jack yang masih ada, serta Bixby.

Namun ada beberapa hal yang berbeda di antara tiga buah flagship yang kini ditawarkan oleh Samsung, yakni S8, Note 8, dan S9. Yang terbaru belum tentu yang paling pas untuk Anda, jadi mari kita telaah, mana smartphone Samsung yang terbaik.

1. Layar

Samsung S9 Tetap mengusung desain Infinity Display yang telah ada sejak Samsung S8, layar ini mengusung Super AMOLED yang sangat terang dan seakan menyatu secara virtual dengan keadaan sekitar kita. Ditambah minimnya bezel yang tak mengganggu, pengalaman menikmati konten visual akan makin ‘merasuk’.

Tentu ini merupakan teknologi yang sama dengan S8 yang rilis tahun lalu, di mana dalam bentang layar 5,8 inci, layarnya beresolusi Quad HD Plus atau 2960×1440.

Di S9, layar sedikit lebih baik. Pasalnya, ada teknologi layar ini juga dilengkapi oleh fitur peningkatan kontras adaptif, yang sangat membantu ketika kita ingin menatap smartphone kita di kondisi berlimpah cahaya seperti di luar ruangan pada siang hari. Jadi, kapanpun di mana pun kita bisa menikmati hiburan dari perangkat papan atas.

Soal layar, Note 8 sepertinya jadi yang paling buntut, pasalnya layar Super AMOLED yang memiliki resolusi 1440×2960 dalam bentang seluas 6,3 inci. Hal ini membuat ketajaman Note 8 agak berkurang. Sebagai perbandingan, Samsung S8 dan S9 memiliki kerapatan pixel 570 pixel per inci, sementara Note 8 hanya 522.

Ketiga smartphone ini punya bagian bawah layar yang peka terhadap tekanan dan bisa memberi ‘feedback’ dengan sensasi taktil.

2. Dapur pacu

Dapur pacu merupakan aspek yang bisa dikatakan akan berbeda berdasarkan waktu rilis. Karena makin baru, biasanya makin baik. Hal ini membuat dapur pacu Samsung S8 dan Note 8 sama persis. Keduanya mengusung Octa-core Qualcomm Snapdragon 835 (2.35GHz+1.9GHz) atau octa-core Samsung Exynos 8895 jika di luar AS. Bedanya, Note 8 dipadu RAM 6GB sementara S8 dipadu RAM 4GB, meski di model S8+ juga mengusung 6GB.

Samsung S9 yang rilis lebih baru, tentu mengusung prosesor lebih baru. Dimotori oleh Octa-core Qualcomm Snapdragon 845 processor (2.8GHz + 1.7GHz), atau octa-core Samsung Exynos 9810 (2.7 GHz + 1.7 GHz), tentu S9 jauh lebih superior ketimbang dua flagship lainnya.

3. Kamera

Kamera mungkin punya azas yang serupa dengan prosesor, di mana makin baru rilisnya makin apik fitur dan komponennya. Seperti Samsung S9 yang cukup mutakhir dengan mengusung dual bukaan, yakni f/2.4 dan f/1.5 yang bisa dimanfaatkan di kondisi kurang cahaya.

Samsung S9 juga memiliki fitur super slow motion yang jauh di atas S8 dan Note 8, di mana mampu merekam video 960fps sehingga video 0,2 detik bisa dibuat 6 detik slow motion.

Di sisi lain, kamera dari Samsung S8 tidak mendapat perubahan berarti dari versi sebelumnya yang tersemat di Samsung S7.

Sementara Note 8 adalah smartphone Galaxy pertama yang mengusung dual kamera. Soal dual kamera, terdapat dua buah kamera bersensor 12 MP, yang konfigurasinya berupa lensa wide dengan bukaan f/1.7, serta lensa telephoto dengan optical zoom 2x dengan bukaan f/2.4.

Aspek paling mengesankan dari sektor kamera Note 8 adalah kedua kameranya dilengkapi OIS atau stabilisasi optik. Hal ini merupakan yang pertama diterapkan di smartphone berdual kamera. Meski demikian, hanya kamera wide saja yang mengusung fitur dual pixel yang merupakan fitur pemfokusan super cepat dari Samsung.

Sementara Note 8 dan Samsung S9+ yang merupakan versi dual kamera dari Samsung S9, keduanya mengusung fitur portrait mode dengan nama Live Focus. Keunikan dari Live Focus ini adalah kemampuan untuk memilih tingkat ‘blur’ yang akan diterapkan di momen Anda mengambil gambar. Hal ini juga bisa diterapkan ketika gambar sudah diambil.

Jadi bisa disimpulkan, Samsung S9 lebih baik ketimbang Note 8 dan S8 soal kamera.

4. Peletakan fingerprint

Peletakan fingerprint adalah salah satu kritik terbesar di Samsung S8. Pasalnya, di S8, fingerprint diletakkan tepat di sebelah kamera. Hal ini sangat berpotensi besar untuk membuat lensa kamera kotor terkena sidik jari kita. Parahnya, hal ini berlanjut di Note 8, yang bahkan punya dual kamera yang tentu lebih sulit bagi kita untuk mengira-ngira letak fingerprint sensornya.

Hal ini berubah di Samsung S9. Pasalnya, kini fingerprint sensor diletakkan di bawah kamera. Hal ini memudahkan pengguna untuk mencapai pemindai tanpa mengotori lensa.

5. Intelegent scan

Samsung S8 dan Note 8 punya fitur pemindai iris mata yang telah diperkenalkan sejak rilisnya Note 7 pada 2016 lalu. Namun Samsung S9 menaikkan tingkatan biometrikasi Samsung ke pemindai wajah, sekaligus jawaban dari populernya fitur Face ID dari iPhone X.

Teknologi ini merupakan kombinasi dari pemindaian wajah dan iris yang berguna untuk membuka kunci perangkat di berbagai situasi, baik cahaya rendah maupun sangat terang.