Sandiaga Kritik Pariwisata, Faktor Transportasi Memang Masih Masalah

Cawapres 02 Sandiaga Uno mengkritik pariwisata Indonesia yang belum dioptimalkan. Untuk sektor transportasi dinilai memang masih menjadi kelemahan.

Kritikan Sandiaga Uno ini dilontarkan saat dia berada di Telaga Sarangan di Magetan, Jatim lewat postingan Instagram. “Saya dan Pak @prabowo yakin masih banyak potensi wisata di Indonesia yang belum dikembangkan secara maksimal,” tulis Sandi.

Sandi memang tidak merinci, sektor pariwisata mana saja yang belum dikembangkan maksimal. detikTravel pun mewawancarai pakar pariwisata dan dosen Program Studi Pariwisata Vokasi Universitas Indonesia, Diaz Pranita.

Menurut Diaz, Kemenpar sebenarnya dinilai sudah baik untuk soal branding pariwisata dan penyelenggaraan event pariwisata. Namun untuk aksesibilitas, Diaz menilai pemerintah masih keteteran. Banyak jalan dibangun, namun akses masih belum merata.

“Akses masih belum merata di tiap daerah terutama daerah wisata. Sistem transportasi juga masih belum terintegrasi,” kata Diaz, Jumat (8/2/2019).

Menurut Diaz, idealnya ke daerah tujuan wisata bisa menggunakan transportasi umum yang nyaman misalnya bus atau kereta atau moda transportasi lain. Tren pariwisata ke depan adalah free independent traveler (FIT) dan mereka butuh konektivitas kendaraan umum yang baik.

“Kalau di Indonesia kebanyakan turis masih bingung kalau traveling sendiri padahal tren wisata sekarang adalah turis merencanakan perjalanan sendiri atau customized,” kata dia.

Aspek lain adalah digitalisasi informasi pariwisata yang belum merata juga. Masih banyak atraksi dan fasilitas wisata yang belum bisa diakses secara online.

“Informasi mengenai atraksi dan fasilitas wisata juga masih banyak yang belum bisa diakses secara online jadi agak merepotkan kalau merencanakan perjalanan secara pribadi,” tutupnya.