Sejarah Pembuatan Tembok Perbatasan Meksiko – AS, Bagaimana Awalnya?

Sejarah Pembicaraan mengenai tembok perbatasan Amerika Serikat-Meksiko sampai saat ini masih menjadi pro dan kontra hingga pemerintahan Amerika Serikat mengalami shutdown karena Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tidak mau menandatangani RUU tanpa pembiayaan tembok ini. Ternyata, pembangunan tembok tersebut memiliki sejarah panjang yang mungkin masih berlanjut hingga saat ini.

Berikut sejarah awal mula tembok perbatasan Amerika Serikat-Meksiko.

1. Sejarah awal tembok tersebut dibangun

Sejarah Pembuatan Tembok Perbatasan Meksiko - AS, Bagaimana Awalnya?businessinsider.com

Sejarah awal pembangunan tembok perbatasan Amerika Serikat-Meksiko.

  • Pertengahan tahun 1800-an
    Pada pertengahan tahun 1800an, tepatnya tahun 1845, dimulailah pembangunan tembok perbatasan bersifat modern dengan mencaplok wilayah Texas, penyerahan Meksiko atas California dan sebagian besar wilayah Arizona dan New Mexico pada akhir perang Meksiko-Amerika Serikat tahun 1848, serta pembelian Gadsden tahun 1853 yang mendorong perbatasan Arizona dan New Mexico lebih jauh ke arah selatan, yang dimana merupakan lokasi mereka saat ini. Perjanjian tahun 1848 tentang Guadalupe juga menetapkan Rio Grande sebagai perbatasan internasional resmi.

 

  • Tahun 1910-an: Membuat pagar di masa perang
    Hubungan antara Amerika Serikat dengan Meksiko saat itu sedang kacau balau dan ketegangan semakin meningkat selama Revolusi Meksiko (1910-1920) dan Perang Dunia I (1914-1918), sehingga menyebabkan kedua belah pihak membatasi migrasi dan mengirim tentara untuk memasang beberapa pagar perbatasan pertama.

 

  • Tahun 1940-an: Pagar dibuat karena masalah lingkungan
    Di tahun tersebut, untuk pertama kalinya pemerintahan Amerika Serikat mendirikan pagar perbatasan di daerah perbatasan dengan alasan masalah lingkungan ketimbang masalah migrasi. Layanan Taman Nasional memasang pagar di sepanjang perbatasan Arizona-Sonora dalam upaya untuk menjaga ternak Meksiko agar tidak berkeliaran.

 

  • Tahun 1990-an: Garis di antara San Diego dan Tijuana
    Presiden Amerika Serikat saat itu, George H.W. Bush, pertama kali membangun tembok perbatasan sepanjang 66 mil yang dimulai di ujung barat perbatasan di Samudera Pasifik dan membentang ke daratan. Para penjaga perbatasan yang dikenal dengan Patroli Perbatasan Amerika Serikat sektor San Diego, merupakan salah satu bagian perbatasan terkecil namun tersibuk, termasuk titik perbatasan San Ysdiro. Sedang dalam masa pemerintahan Bill Clinton, ia mengizinkan perpanjangan sekitar 14 mil ke tembok sektor San Diego sebagai bagian dari Reformasi Imigrasi dan Undang-Undang Tanggung Jawab Imigran.

 

  • Tahun 2006: Undang-Undang Pagar masa pemerintahan Presiden George Bush
    George W. Bush menandatangani Undang-Undang mengenai Pagar Perbatasan yang menyerukan panjang sekitar 670 mil dan sebelumnya sudah dibangun lebih dari 100 mil yang dibangun tahun 2006 lalu. Bagian dari pagar perbatasan itu melalui Area Konservasi Nasional San Pedro Riparian di Arizona Timur. Sejak tahun 2006 hingga 2009, setidaknya pemerintah telah memasang sekitar 450 mil pagar perbatasan Amerika Serikat-Meksiko.

2. Letak geografis tembok

Sejarah Pembuatan Tembok Perbatasan Meksiko - AS, Bagaimana Awalnya?usatoday.com

Sejak awal, Amerika Serikat ingin memasang tembok perbatasan yang lokasi geografisnya dari ujung paling barat, San Diego, hingga ujung paling timur, Brownsville. Akan tetapi, sampai saat ini baru terselesaikan dari San Diego hingga El Paso. Namun, karena banyaknya kontroversial di zaman-zaman Presiden sebelumnya sehingga pembangunan tembok perbatasan ini belum berjalan maksimal hingga saat ini.

Terlebih banyaknya kasus imigran gelap serta maraknya kasus narkoba yang dikirim dari Meksiko ke Amerika Serikat menjadi perhatian serius bagi pemerintaan Amerika Serikat. Total jarak untuk yang terselesaikan saat ini mencapai lebih dari 700 mil.

3. Kondisi tembok setelah Donald Trump menjadi Presiden

Sejarah Pembuatan Tembok Perbatasan Meksiko - AS, Bagaimana Awalnya?cnn.com

Donald Trump telah diangkat menjadi Presiden Amerika Serikat sejak Januari 2017 lalu. Sebelum terpilih, Trump memang sempat mengkampanyekan tentang tembok perbatasan Amerika Serikat-Meksiko atas keprihatinannya terhadap para migran ilegal. Apa yang disampaikan oleh Trump hingga saat ini masih menjadi kontroversial bagi sebagian besar warga Amerika Serikat, termasuk kubu oposisi.

Untuk saat ini, kondisi tembok yang dibangun selama Trump menjadi Presiden Amerika Serikat masih dalam tahap pembangunan. Trump juga meminta Meksiko untuk membayar semua tembok perbatasan yang dibuatnya dengan nilai mencapai Rp 40 triliun, namun tak lama pemerintah Meksiko tak mau membayarnya.

 

4. Kasus tembok perbatasan pada bulan November 2018 lalu

Sejarah Pembuatan Tembok Perbatasan Meksiko - AS, Bagaimana Awalnya?abc13.com

Pada bulan November 2018 lalu, para migran yang datang dari berbagai negara Amerika Tengah seperti Guatemala, El Salvador, dan Honduras, mulai berdatangan ke Amerika Serikat meski tertahan di Tijuana, Meksiko. Mereka kebanyakan untuk mencari perlindungan setelah di negara asalnya masing-masing banyak sekali kasus kriminal seperti pencurian, perampokan, pembunuhan, pemerkosaan, serta kasus narkoba. Hal inilah yang membuat untuk memutuskan merantau ke Amerika Serikat demi masa depan yang cerah.

Sayangnya, kebijakan bagi para migran saat ini sangat ketat, mengingat sedang dibangunnya tembok perbatasan antara Amerika Serikat-Meksiko. Pengadilan Amerika Serikat sendiri mencabut kebijakan Trump yang dimana kebijakannya melarang para migran ilegal masuk ke negara Amerika Serikat, dan saat ini Trump masih mengajukan banding atas putusan tersebut. Terlalu kesal dan lama menunggu putusan pengadilan, pada bulan November 2018, beberapa migran mencoba berusaha menembus tembok perbatasan yang sudah dipasang kawat berduri.

Atas kejadian tersebut, para petugas perbatasan terpaksa menembakkan gas air mata. Belum lagi kasus kematian 2 anak-anak yang menggemparkan dunia di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko, dan keduanya sama-sama ditahan bersama orang tuanya oleh para petugas setempat. Dengan adanya kejadian ini, dunia semakin bersimpati kepada para migran ini dan sampai saat in masih belum jelas nasib mereka untuk menyeberang ke Amerika Serikat.

5. Perkembangan tembok perbatasan saat ini

Sejarah Pembuatan Tembok Perbatasan Meksiko - AS, Bagaimana Awalnya?independent.co.uk

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tembok perbatasan saat ini baru mencapai lebih dari 700 mil. Donald Trump kini tengah mengupayakan lolosnya pendanaan tembok perbatasan yang masuk ke dalam RUU pada tahun 2019 ini. Pihak oposisi, Demokrat, menentang dibangunnya tembok perbatasan yang dinilai menghalangi para migran untuk datang ke Amerika Serikat.

Saat ini, pemerintahan sedang mengalami “shutdown” atau penutupan pemerintahan karena tidak mencapai kesepakatan antara parlemen dengan pemerintah Amerika Serikat. Bukan berarti Trump menyerah, pihak pemerintah tengah melakukan upaya lobi-lobi agar bisa diloloskan RUU ini. Trump sendiri memang sudah lama sekali menjanjikan dibangunnya tembok-tembok tersebut.

Sampai saat ini, belum ada kejelasan nasib pemerintahannya saat ini karena masih belum ada jalan tengah yang menyelesaikan masalah tersebut. Terlebih dari pihak oposisi yang konsisten terus menerus menentang pendanaan tembok perbatasan ini yang diperkirakan mencapai 5,7 miliar dolar atau setara dengan Rp 79,9 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *