Tak gubris sanksi AS, India beli minyak mentah dari Iran

Pemerintah India dikabarkan akan membeli sembilan juta barel minyak bumi dari Iran pada November mendatang.

Rencana tersebut menjadikan India sebagai importir minyak terbesar ketiga di dunia.

India akan terus membeli bahan bakar fosil meskipun sanksi Amerika Serikat (AS) mulai berlaku terhadap Iran pada 4 November.

“Iran telah sepakat menempatkan target pengiriman minyak mentah sebanyak 9 juta barel ke India,” kata sebuah sumber anonim dikutip dari The Sydney Morning Herald pada Senin (8/10).

Indian Oil Corp, perusahaan migas terbesar di India akan mengimpor 6 juta barel minyak mentah dan 3 juta barel produk petrokimia, semuanya berasal dari tambang migas Mangalore.

Di lain pihak, AS berencana memberlakukan sanksi baru yang menargetkan sektor minyak Iran pada 4 November, untuk mencoba menghentikan keterlibatan negara itu dalam konflik di Suriah dan Irak, serta membawa Teheran ke meja perundingan terkait program rudal balistiknya.

“India terus melanjutkan hubungan dengan kedua mitra energi utamanya, Iran dan AS,” kata sumber kedua.

Seorang pejabat pemerintah AS mengatakan bahwa pemerintahan Donald Trump berada “di tengah-tengah proses internal”, mempertimbangkan keringanan bagi negara-negara yang mengurangi impor minyak mentah dari Iran.