Tenggelam di Cisadane, jasad Ibnu ditemukan di pintu air PDAM Tirta Raharja

Ibnu bin Suherman (14), pelajar SMP 2 Cisauk, Kabupaten Tangerang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa usai terseret arus Sungai Cisadane pada Jumat (6/7) kemarin.

Ucok, relawan SAR Kota Tangerang Selatan, menjelaskan pencarian dilakukan sejak Sabtu namun gagal.

“Kami bersama relawan SAR, TNI, Polri dan warga setempat akhirnya berhasil menemukan korban, dalam kondisi tersangkut di pintu air kecil PDAM Tirta Raharja, Serpong, pagi tadi,” katanya, Minggu (8/7).

Korban dalam kondisi kaku dengan mudah berhasil dievakuasi tim. Oleh keluarganya, kemudian korban dibawa ke rumahnya untuk dimakamkan.

“Jasad tersangkut di pintu air kecil PDAM Tirta Raharja, Serpong. Setelah terlihat, jasad korban langsung kami angkat,” jelasnya.

Menurut Ucok, jasad Ibnu berhasil ditemukan berkat pemetaan tim yang memperkirakan aliran kali belum membawanya jauh. Karena aliran sungai Cisadane tidak dalam arus kencang.

“Ditemukan dengan celana sekolah yang dia kenakan, bajunya menurut keterangan rekan lainnya yang bersama-sama renang waktu itu, memang dilepas,” ucap dia.

Kapolsek Cisauk, AKP Fredy Yudha Satria menegaskan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Cisadane Kampung Momongor RT02/01 kelurahan Kranggan, kecamatan Setu, Tangerang Selatan.

“Setelah ditemukan tak bernyawa, keluarga korban mengikhlaskan kepergian Ibnu dan meminta segera dibawa ke rumah untuk segera diurus pemakamannya. Keluarga tak menginginkan visum dan menerima dengan ikhlas,” kata Fredy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *