Tiga Marinir AS Tewas Dibom Taliban di Afghanistan

Tiga tentara Amerika Serikat tewas dan satu kontraktor luka akibat bom di dekat pangkalan udara Bagram, tak jauh dari Ibu Kota Kabul kemarin.

Bom itu juga melukai tiga tentara AS lainnya. Kelompok militan Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Dilansir dari laman the Huffington Post, Selasa (10/4), militer AS sebelumnya menyebut tiga tentara AS dan satu kontraktor tewas kena bom kemarin.

Tapi hari ini militer AS merevisi dengan mengatakan kontraktor itu masih hidup.

Pentagon menuturkan tiga tentara mereka yang tewas adalah marinir.

Bom di pinggir jalan dekat pangkalan udara Bagram meledak ketika iring-iringan tentara AS melewati jalan itu.

“Kontraktor itu, seorang warga Afghanistan, dirawat bersama warga sipil yang terluka lainnya, kemudian dia dirawat di Pangkalan Udara Bagram,” kata pernyataan Pentagon.

Pangkalan militer di Bagram terletak di sebelah utara Provinsi Parwan. tempat itu menjadi lokasi utama angkatan udara AS di Afghanistan.

Salah satu dari marinir yang tewas adalah Christopher Slutman, anggota pemadam kebakaran yang sudah bertugas selama 15 tahun. Dia meninggalkan seorang istri dan tiga putri.

“Pemadam kebakaran Slutman dengan berani memakai dua seragam dan mengabdikan dirinya bagi masyarakat,

baik sebagai pemadam kebakran di Kota New York dan sebagai tentara marinir AS,” kata Komisioner pemadam kebakaran, Daniel Nigro dalam pernyataan.

Pentagon menyebut dua marinir lainnya adalah Robert A Hendriks, 25 tahun, dari Locus Valley, New York, dan Sersan Benjamin S Hines, 31 tahun, dari York, Pennsylvania.

Dalam klaimnya, Taliban mengatakan mereka melancarkan serangan itu dan seorang pengebom bunuh diri meledakkan bom mobil di dekat pangkalan NATO.

Pejabat Afghanistan kemarin mengatakan sedikitnya lima warga sipil luka dalam serangan terhadap konvoi tentara AS itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *