Tips terhindar dari risiko microsleep saat mudik

Arus mudik libur hari raya Idul Fitri tahun ini telah dimulai sejak Sabtu lalu. Banyak orang menjalankan tradisi mudik dengan menggunakan mobil pribadi, terutama jenis mobil MPV, supaya seluruh anggota keluarga dapat ikut serta.

Saat mudik, yang harus diwaspadai antara lain adalah rasa kantuk berlebih yang timbul di luar waktu istirahat. Saat ini terjadi, otak merasakan kelelahan, tapi tetap bertahan supaya Anda tetap terjaga.

Risikonya adalah microsleep atau tertidur secara tiba-tiba hanya dalam waktu yang sangat singkat, sekitar satu hingga 30 detik. Microsleep sering terjadi saat Anda melakukan pekerjaan monoton, seperti berkendara dalam waktu lama seperti mudik ke kampung halaman.

Saat terserang microsleep, banyak hal bisa terjadi selama kurun waktu dan jarak tertentu. Yang paling simpel adalah mobil pindah jalur tanpa disadari. Kalau jalan kosong, Anda beruntung. Tapi bagaimana kalau ada truk sedang berjalan lambat di jalur tersebut? Atau bahkan saking lepas kendali, mobil meluncur ke jalur berlawanan arah.

Sebelum microsleep berdampak membahayakan keselamatan Anda dan keluarga, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan versi Auto2000, diler Toyota terbesar di Indonesia. Berikut tips mudik ringan mengenai microsleep yang bisa Anda ketahui dan lakukan.

Pertama, selama mengemudi.

Cobalah perhatikan respons tubuh. Apakah pernah melakukan kesalahan kecil seperti salah menyalakan lampu sein atau sulit menjaga mobil tetap berada di jalurnya? Berkaitan dengan kondisi fisik, amati pula apakah kepala dan kelopak mata terasa berat? Atau bahkan kerap menguap dengan durasi yang cukup panjang dan kepala mengangguk tanpa sengaja.

Jika Anda sering menguap dengan durasi cukup panjang, maka daya refleks menurun drastis dan koordinasi antaranggota tubuh ikut melemah. Sehingga Anda jadi ragu dan sulit mengantisipasi potensi masalah yang terjadi di depan mata.

Kedua, tingkatkan kewaspadaan saat memasuki jam kritis atau saat Anda mengemudi selama hampir 3 jam.

Kondisi ini sering terjadi apalagi saat mudik jalan sering terkena macet yang cukup menguras stamina. Segera berhenti mengemudi, mintalah rekan/keluarga menggantikan Anda dan beristirahatlah.

Ketiga, bagaimana bila Anda merasa sangat lelah, sementara tidak ada sopir pengganti?

Jalan terbaik satu-satunya adalah berhenti dan beristirahat tidur. Cukup tidur 30 menit asal Anda pulas. Rest area bisa jadi pilihan terbaik untuk itu. Bisa pula 12 Pos Jaga yang disiapkan oleh Auto2000.

Bengkel Siaga

Di Pos Jaga Auto2000 yang beroperasi 24 jam nonstop di periode 8 20 Juni, Anda bisa istirahat sejenak sambil melakukan pengecekan dan servis mobil ringan. Untuk jalan non=tol pilihannya cukup banyak. Seperti pom bensin, restoran, kantor polisi, mini market, atau mesjid. Masalahnya, saat musim mudik seperti saat ini, tempat-tempat di atas biasanya cukup dipadati oleh pengunjung.

Beberapa bengkel resmi Auto2000 tetap buka di musim mudik Lebaran tahun ini. Anda bisa memanfaatkan fasilitas diler Auto2000 yang nyaman untuk istirahat. Minimal menggunakan toilet dan ruang tunggunya secara gratis. Selain itu tersedia pula Bengkel Siaga Auto2000 yang buka 24 jam dan digelar selama musim liburan mudik.

Auto2000 memahami kebutuhan pelanggan di saat mudik Lebaran. Maka itu, Auto2000 hadir di 12 Posko mudik mulai dari Tebing Tinggi Sumatera sampai Tabanan, Bali. Selain itu, tersedia pula 4 bengkel siaga buka 24 jam dan 19 bengkel buka selama libur Lebaran.

Kegiatan ini sejalan dengan konsep layanan baru kami, yakni Auto2000 Lebih dengan tagline Urusan Toyota Lebih Mudah. Sebagai perusahaan otomotif terkemuka dengan kontribusi terhadap penjualan Toyota di atas 40 persen, kami berupaya memberikan layanan yang terbaik pada pelanggan, ujar Martogi Siahaan, Chief Executive Auto2000, akhir pekan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *