Ungkap Teror Pembakaran Kendaraan, Polda Jateng Olah TKP dan Periksa CCTV

masih menyelidiki terkait kasus teror pembakaran sepeda motor dan mobil di sejumlah lokasi di Jawa Tengah. Selain mengumpulkan berbagai informasi dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga memeriksa rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi.

“Tim sudah bekerja di lapangan, dengan mempelajari CCTV, dan olah tempat kejadian perkara di beberapa lokasi. Yang jelas bukti yang ada seperti rekaman visual terlihat pelaku,” kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono kepada wartawan usai menghadiri acara Presiden Joko Widodo ( Jokowi) di Semarang, Minggu (3/2).

Dia menjelaskan, dari rekaman CCTV nantinya polisi akan menggunakan untuk menyelidiki pelaku aksi teror pembakaran motor dan mobil yang meresahkan masyarakat.

“Kita berharap dari informasi CCTV sama, akan kita cocokkan dengan saksi-saksi yang sudah kita mintai keterangannya,” jelasnya.

Dia juga menginstruksikan kepada anak buah untuk rutin berpatroli khususnya di malam hari. “Kita gerakan patroli malam bagi anggota polisi,” ujarnya.

Seperti diketahui pelaku teror beraksi hampir setiap hari di Semarang. Pada Minggu (3/2), terjadi pembakaran dua sepeda motor milik AC Sutrisno (71) di Kp Beji Jalan Margosari RT3 RW 13, Kelurahan Tambakaji, Ngaliyan pukul 03.30 WIB.

Dua sepeda motor yang terparkir dibakar oleh orang tidak dikenal. Dua motor tersebut yakni Kawasaki Kaze dan Honda Beat.

Dari informasi yang diperoleh sampai saat ini telah terjadi 15 kejadian teror pembakaran sepeda motor dan mobil di Semarang, Kabupaten Ungaran 2 kejadian, dan Kendal 7 kejadian. Sebagian besar pelaku melakukan aksinya pada dini hari.