Medan Diterjang Banjir, Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir

banjir di kota medan

Jakarta – serbaberita.com – Hujan deras terjadi di wilayah pegunungan pada hari Minggu 22 Agustus 2021. Air yang mengalir ke dataran rendah memicu debit air sungai Deli meluap sehingga kota Medan, provinsi Sumatera Utara, dipengaruhi oleh banjir. Banjir terjadi pada hari Minggu malam pukul 22.00 WIB.

PLT. Kepala menonaktifkan informasi dan komunikasi bencana BNPB, kata Abdul Muhari, kedua desa itu dipengaruhi oleh banjir, termasuk Sei Dead dan Aur Villages.

“Kedua desa berada di wilayah administrasi Distrik Medan Maimun, Medan City. Ketika banjir terjadi, permukaan air dipantau pada 40 hingga 120 cm. Banjir merendam 863 rumah penduduk. Badan Penanggulangan Bencana Kota Medan (BPBD) melaporkan 880 KK atau 2,935 dipengaruhi oleh banjir, “kata Abdul, Selasa (24/8/2021).

Menanggapi kejadian ini, Medan City BPBD segera melakukan penanganan darurat, seperti pemantauan, pengumpulan data dan penyelamatan. Petugas BPBD lokal berkoordinasi dengan pejabat kelurahan dan kecamatan dan lembaga terkait, seperti pencarian dan bantuan nasional (Basarnas), TNI dan Polri, untuk proses mengevakuasi warga.

Dalam proses penyelamatan, BPBD menyiapkan peralatan dan peralatan yang dibutuhkan untuk mengevakuasi warga. Kota Medan BPBD juga memonitor kondisi cuaca dan menarik bagi warga untuk melarikan diri ke tempat yang lebih aman.

Terkait dengan fenomena cuaca di daerah hulu, peringatan dini yang berlaku pada 20 hingga 21 Agustus 2021 telah diinformasikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Peringatan dini menyebutkan dampak hujan intensitas tinggi yang berpotensi dibanjiri di wilayah Sumatera Utara, dengan ‘waspada.’ Status.

BPBD dari Provinsi Sumatera Utara telah melanjutkan informasi tentang peringatan dini dan kesiapan yang diminta melalui lingkaran Gubernur Sumatera Utara Nomor 360/7478/2021 pada peringatan dini Gerakan Tanah dan potensi banjir BPBD Kota Medan dengan cepat menanggapi penanganan darurat di wilayah tersebut. Selain surat edaran, BPBD provinsi juga menyiarkan peringatan awal cuaca pada halaman www.bpbd.sumutprov.go.id.

Memantau analisis Iniskark, sebanyak 24 kecamatan di Medan City memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Subdistrict Maimun adalah wilayah dengan bahaya potensial.

Secara umum di wilayah Sumatera Utara, ia memiliki potensi hujan lebat disertai dengan petir atau petir dan angin kencang hari ini (24/8) dan besok, Rabu (25/8). Pemerintah dan komunitas lokal diharapkan waspada tentang potensi bahaya banjir. Itu diamati hari ini, cuaca di Kecamatan Maimun kemungkinan akan hujan dan hujan.

Menghadapi potensi cuaca ekstrem pada pertengahan Agustus, Kepala BNPB Lt. Jenderal TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. Ini telah mengeluarkan nomor lingkaran 2 tahun 2021 tentang peringatan dini dan kesiapan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem 15 – 20 Agustus 2021 di Indonesia.

BNPB telah memohon kepada pemerintah daerah, termasuk wilayah provinsi Sumatera Utara, yang berpotensi meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan sehingga upaya untuk mengurangi risiko bencana dapat dilakukan secara optimal dan dampaknya diminimalkan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *