8 Makanan Yang Diklaim Sehat, Tapi Sebenarnya Tak Sehat

8 Makanan Yang Diklaim Sehat, Tapi Sebenarnya Tak Sehat

LIGA99 – Label dan klaim makanan sehat membuat banyak orang tergoda untuk memilihnya, apalagi kalau sedang diet. Namun hati-hati, ada banyak makanan yang diklaim makanan sehat, tapi sebenarnya tak sehat.  Berikut beberapa makanan yang sebetulnya tidak sehat dirangkum dari WebMD:

1. Campuran Kacang-kacangan dan Buah Kering

Kacang dan buah banyak menjadi pilihan banyak orang untuk diet. Seringkali orang-orang mengonsumsinya dengan tambahan yogurt yang baik untuk pencernaan. Campuran ini juga terlihat sempurna untuk menjaga kesehatan, tapi sejatinya tidaklah demikian.

Buah kering bisa tinggi gula. Apalagi jika ditambah dengan yogurt berlapis kismis atau coklat. Ingat untuk memeriksa takaran saji setiap membeli campuran kacang dan buah kering di toko, serta berapa kalori yang dihasilkan dari yogurt kemasan yang Anda beli.

2. Granola Bar

Merasa aman karena hanya makan granola bars? Jangan senang dulu. Granola mungkin memang baik untuk kesehatan, tapi granola kemasan yang dijual di supermarket, bisa saja menyembunyikan banyak gula.

Pastikan membaca label takaran kemasan dengan cermat, pastikan konsumsi gula yang ada dalam kudapan berlabel sehat tersebut benar-benar rendah gula. Jika ragu, kamu bisa selalu kembali pada pilihan mengkonsumsi apel dan pisang, yang lebih bebas gula.

3. Yogurt Rasa

Sari buah yang terkandung dalam yogurt berasa biasanya bisa memiliki gula sebanyak 32 gram dalam satu wadah 6 ons. Yogurt dengan rasa buah yang biasa Anda konsumsi juga bisa saja memiliki kandungan gula yang tinggi.

Waspadai juga yogurt bebas gula yang biasanya memiliki aspartam, pemanis sintetis yang berbahaya untuk pencernaan. Yogurt tawar (plain yoghurt) dengan buah segar adalah pilihan terbaik.

4. Kacang Sangrai Madu

Kacang kemasan memiliki protein dan lemak yang baik untuk tubuh. Tapi jenis kacang panggang dengan madu, bisa mengandung gula dan garam yang tinggi.

Sebagai gantinya, kacang bisa dipanggang menggunakan rempah-rempah seperti cabai atau paprika. Kamu juga bisa menambahkan kayu manis untuk cita rasa manis alami, atau vanila.

5. Buah Kaleng

Memiliki masa kadaluarsa yang lama, tapi juga ramah di kantong, mungkin jadi alasan beberapa orang mengonsumsi buah kaleng.

Tapi hati-hati, jika buah tersebut dikemas dalam sirup atau air manis, artinya buah tersebut dikemas dalam gula yang tidak baik untuk kesehatan.

Perhatikan juga kemasan kaleng yang membengkak atau rusak. Kemasan yang rusak bisa membuat lebih banyak udara masuk, sehingga memungkinkan tumbuhnya bakteri.

6. Oatmeal instan

Oatmeal instan merupakan sumber zat besi dan kaya serat. Tapi manfaat itu akan hilang jika Anda menambahkan gula dalam semangkuk oatmeal.

Gula seperti sirup maple, atau sirup coklat, bisa membuat oatmeal yang seharusnya kaya serat, menjadi kaya gula. Lebih baik mencampurnya dengan buah segar atau kacang-kacangan, tanpa menambahkan sirup.

7. Dendeng Sapi

Mengonsumsi dendeng sapi bukanlah ide buruk karena rendah lemak. Tapi perlu diingat semua jenis dendeng memiliki kadar natrium tinggi, sehingga sering mengonsumsinya bisa berbahaya untuk tubuh.

Periksa label kemasan untuk memastikan kadar natrium atau nitrat yang tersaji pada dendeng kemasan milikmu rendah. Bahaya nitrat bagi tubuh bisa menyebabkan pembuluh darah dan meningkatkan kadar gula. Hal itu berbahaya untuk jantung, juga meningkatkan kemungkinan diabetes.

8. Microwave Popcorn

Berondong jagung atau popcorn bisa jadi kudapan berserat tinggi. Namun popcorn kemasan yang mengandung banyak garam dan perasa buatan bisa jadi lebih berbahaya untuk tubuh.

Studi juga menunjukan bahwa popcorn yang dimasak menggunakan microwave dapat membawa bahan kimia ke dalam tubuh. Bahayanya, dapat memengaruhi hormon, kadar kolesterol, dan sistem imun.

Cara sehat untuk makan popcorn adalah dengan memasaknya dengan menggunakan panci di api kecil, dan menambahkan bumbu sendiri.