Dalam Sehari 32 orang Tewas Disambar Petir di India

Serbaberita Pihak berwenang di India kemarin melaporkan, sedikitnya 32 orang tewas akibat tersambar petir di Negara Bagian Uttar Pradesh, India, dalam sehari.

Laman Russia Today melaporkan, Senin (22/7), cuaca terburuk di India itu terjadi di 10 kota hingga menewaskan banyak orang sekaligus.

Menteri Kepala Yogi Adityananth menyampaikan rasa bela sungkawa kepada keluarga korban dan meminta pemerintah setempat memberikan dana duka kepada keluarga korban.

Di hari yang sama kemarin, sedikitnya 26 buruh di Negara Bagian Rajasthan, juga di sebelah utara India, luka akibat sambaran petir di Distrik Pali. Para korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan. Sebanyak 18 orang kemudian dibolehkanpulang dan delapan buruh perempuan masih harus menjalani perawatan.

Kejadian ini hanya berselang dua hari ketika halilintar juga menewaskan sembilan orang, termasuk delapan anak di Negara Bagian Bihar, perbatasan Nepal. Para korban dikenal sebagai komunitas Musahar, penduduk yang terkenal dengan tradisi menangkap tikus. Musahar kebanyakan tinggal di daerah terpencil di bawah garis kemiskinan di Bihar.

Pada Jumat lalu delapan anak selamat dari sambaran petir karena berlindung di bawah pohon ketika mereka sedang bermain di Distrik Nawada, Bihar.

Sambaran petir sering terjadi di India terutama di musim hujan yang berlangsung dari Juni hingga Oktober. Bahkan petir menewaskan lebih banyak orang saban tahunnya di banding cuaca ekstrem lainnya di India, termasuk banjir dan hawa panas.

Dari survei baru-baru ini diketahui 40 persen korban tewas akibat cuaca buruk disebabkan karena sambaran petir. Saban tahun lebih dari 2.500 orang tewas di India akibat tersambar petir