Diduga Depresi, Buruh Bangunan Loncat dari Jembatan di Gianyar Bali

Penemuan mayat di aliran sungai Pekerisan membuat geger warga. Warga menemukan jenazah itu di aliran sungai Pekerisan antara perbatasan Kecamatan Blahbatuh dan Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (9/12) siang.

 

Sementara dari indentitas jasad berinisial MH (37), bekerja sebagai buruh bangunan asal Situbondo, Jawa Timur.

 

“Korban (diduga) mengalami depresi gangguan jiwa, diperkirakan meninggal dunia dengan cara bunuh diri dengan membuang diri (meloncat) dari atas jembatan menuju dasar sungai yang ketingian mencapai 20 meter,” kata Kapolsek Blahbatuh, AKP Yoga Widyatmoko, Senin (9/12).

 

Jenazah pertama kali ditemukan oleh Gede Arimbawa (32). Saat itu sekitar pukul 13.00 WITA, saksi memancing di aliran sungai Pakerisan. Setibanya di atas jembatan sungai, saksi melihat spot mancing. Namun pada saat itu, saksi melihat ada mayat bergeletak di atas batu pada sungai. Selanjutnya saksi melaporkan ke warga lain.

 

“Ternyata setelah dicek kembali dengan kedua saksi bahwa memang benar korban merupakan mayat,” imbuh Yoga.

 

Kemudian, penemuan jenazah itu dilaporkan ke petugas kepolisan dan tim BPBD Gianyar dan tiba di lokasi sekitar satu jam kemudian. Jenazah lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Sanjiwani.

 

Sementara dari pihak keluarga yang merupakan paman berinisial (AD) (65) bahwa keponakannya meninggalkan rumah pada dini hari. Selanjutnya pihak keluarga sempat mencari keberadaannya namun tidak ditemukan.

 

Kemudian, sekitar siang harinya pihak keluarga mendapatkan informasi dari warga bahwa ada peristiwa penemuan mayat di aliran sungai Pakerisan. Selanjutnya dari pihak keluarga mengecek kebenaran informasi itu.

 

“Atas kejadian itu dari pihak keluarga menerima kejadian ini merupakan musibah dan jenazah akan di bawa ke Jawa,” ujar Yoga.

 

Sementara hasil pemeriksaan dari dokter, di tubuh korban ditemukan luka lecet pada dahi kanan, siku kiri, perut kanan, kaki kiri, dan punggung. Juga ditemukan luka lebam pada punggung dan patah tulang di kaki serta cedera kepala berat.