Ibu-Ayah yang Tega Bunuh Anak di Lebak Dijerat Pasal Berlapis

Polres Lebak mengungkap kasus pembunuhan terhadap Keysya Safiyah (8) bocah asal Pejompongan, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Bocah tersebut tewas dibunuh ibu kandungnya Lia Handayani (26). Dibantu suaminya, Lia menguburkan jasad anaknya di TPU Cipabaluh untuk menghilangkan jejak.

Kasatreskrim Polres Lebak, AKP David Adhi Kusumah mengatakan, pelaku bisa dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 80 ayat (3) dan (4) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Saat ini, kami sudah menyita satu buah cangkul, satu buah baju korban warna putih oranye dan satu buah celana panjang warna hitam,” ujarnya,

Dia mengatakan, kedua pelaku ditangkap pada Minggu dini hari di Jalan Asofa Raya Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dia mengungkapkan, menurut keterangan tersangka bahwa pembunuhan terhadap Kesya Safiyah itu dilakukan ibunya, Lia Handayani, dengan memukul korban menggunakan gagang sapu injuk secara berulang kali.

Korban lalu didorong hingga tubuhnya jatuh ke lantai dan meninggal dunia. Melihat anaknya meninggal, tersangka meminta tolong pada suaminya Imam Safi’e yang juga ayah kandung korban, untuk menghilangkan jejak dengan cara menguburkan di Kecamatan Cijaku, Lebak secara diam-diam.

“Pelaku menguburkan jenazah anaknya itu  sekitar pukul 15.30 WIB, dan mengajak anak tersangka yang juga saudara kembar korban (Keyla Safiyah),” ucapnya.

Peristiwa terungkapnya pembunuhan itu, setelah masyarakat menemukan kuburan misterius di TPU Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak,

Selanjutnya, kata dia, masyarakat membongkar kuburan tersebut dan ditemukan jenazah seorang anak perempuan berikut pakaiannya.

Jenazah korban itu ternyata anak pasangan Lia Handayani dan Imam Safi’e warga Jakarta.