Kecanggihan Layar iPhone 12, Mulai Layar OLED Hingga Proteksi Keramik

Beberapa hari yang lalu Apple merilis empat buah perangkat dari lini iPhone 12.

Salah satu keunggulannya, di samping banyak sekali sepsifikasi dan fitur menarik, adalah di sektor layar.

Di iPhone 12, Apple kini menyematkan layar OLED yang diberi nama Super Retina XDR.

Layar ini mendukung HDR10, Dolby Vision, dan HLG. Layarnya mengusung bentang 6,1 inci dengan resolusi 1170×2532 piksel, yang membuat kerapatan pikselnya jadi 457.

Ini adalah kali pertama Apple menaikkan kerapatan piksel dan resolusi di varian iPhone reguler sejak lama.

Hal ini membuat layar iPhone 12 kini tak akan kalah tajam dengan iPhone versi Pro.

Selain itu, satu hal menarik di sektor layar adalah proteksinya. Apple menyematkan teknologi bernama Ceramic Shield, yang diklaim lebih tangguh dari kaca smartphone biasa.

Apple bahkan mengklaim bahwa ketahanan Ceramic Shield empat kali lebih baik ketika jatuh, dibanding perangkat lainnya.

Ini adalah sebuah teknologi yang meletakkan partikel keramik di kaca.

Secara teknis, ini adalah kristal keramik nano yang ditaman di matriks kaca, dengan urutan yang lebih kecil dari panjang gelombang cahaya.

Hal ini membuatnya transparan meski bahannya adalah keramik.

Sebelumnya, teknologi serupa sudah digunakan Essential Phone, Xiaomi Mi Mix, dan Samsung Galaxy S10 Plus seri Ceramic.

Bedanya untuk iPhone 12, teknologi ini disematkan di layar, sementara smartphone lain di bagian belakang perangkat.

Teknologi ini diproduksi oleh Corning, yang merupakan produsen proteksi kaca Gorilla Glass.

Corning menyebut kepada The Verge bahwa Ceramic Shield yang dipasang di iPhone 12 ini memiliki bahan yang unggul karena kuat, ringan, dan “hampir tahan terhadap panas dan listrik.”

Tak cuma itu, Ceramic Shield adalah “kaca keramik transparan dan tanpa warna pertama di dunia,” sehingga teknologi ini cocok untuk smartphone. Beruntung, Apple menjadi pionirnya.

Spesifikasi iPhone 12

Total ada empat varian iPhone 12. Kesemuanya menggunakan konektivitas 5G.

Dari luar, nampak ada bahasa desain baru yang diusung iPhone 12, meski masih tetap memanfaatkan notch yang kini sudah jadi ciri khas iPhone.

Perubahan tersebut terletak pada bingkai alumunium yang mengotak, seperti yang dulu kita temui di iPhone 5.

Meski demikian, terlihat pula bezel yang makin menipis sehingga secara keseluruhan iPhone terbaru ini terlihat makin elegan.

Soal kamera, iPhone 12 tetap membawa dua kamera yang terdiri dari kamera wide dan ultra wide, namun kedua sensor ini mendapatkan spesifikasi baru yang lebih canggih.

Keduanya merupakan sensor 12MP, namun bukaan lensanya sama-sama besar, yakni f1.6.

Hal ini akan membuat kamera akan menangkap lebih banyak cahaya dan lebih baik performanya di low-light.

Selain itu, depth of field yang lebih dalam akan membuat latar belakang foto akan makin blur dan estetik.

Apple juga memutakhirkan software kameranya, mulai dari teknologi pemorosesan Deep Fusion, Night Mode yang bisa diaplikasikan ke semua kamera (bahkan kamera selfie), dan Smart HDR 3 yang jauh lebih canggih dari generasi sebelumnya.

iPhone 12 Series kesemuanya ditenagai oleh chipset terbaru Apple yakni A14 Bionic. Prosesor ini sudah muncul bulan lalu di perkenalan iPad Air terbaru.

Ini adalah silicon terbaru Apple yang dibangun di atas teknologi 5 nanometer.

Terakhir, iPhone 12 sudah mendukung pita frekuensi 5G yang mampu mengunduh data dengan kecepatan 3,5Gbps.

Penggunaan 5G sendiri akanm disesuaikan secara cerdas oleh iPhone, sehingga jika tak terpakai, perangkat langsung berubah ke 4G untuk menghemat baterai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *