Kekuatan Daihatsu yang Tidak Dimiliki Wuling dan DFSK di Indonesia

Ekspansi pabrikan otomotif China di Indonesia membuat persaingan di industri otomotif nasional semakin sengit.

Wuling Motors dalam dua tahun berhasil memasarkan empat model kendaraan dengan total penjualan sekitar 25 ribu unit.

DFSK pun tak kalah, baru-baru ini meluncurkan sport utility vehicle (SUV) kompak Glory 560 dengan harga yang sangat ‘miring’ di segmennya.

Model mobil dan harga jual yang ‘miring’ (baca: terjangkau) merupakan kekuatan pabrikan otomotif China di Inodnesia. Hal ini tentu tidak bisa dipandang sebelah mata lagi oleh pabrikan otomotif Jepang yang menguasai pasar.

Salah satu pabrikan otomotif Jepang di Indonesia, Daihatsu, tidak memungkiri kekuatan pabrikan China itu. Namun, Daihatsu juga punya kekuatan andalan, selain status sebagai pemain terbesar kedua di otomotif Indonesia.

Rudy Ardiman, Domestic Marketing EC PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan salah satu kekuatan Daihatsu Indonesia, yang tidak dimiliki banyak pabrikan otomotif di Indonesia termasuk pabrikan China, adalah memiliki pusat riset dsan pengembangan atau (R&D center) yang lengkap sendiri.

“Keunggulan memiliki fasilitas R&D di Indonesia adalah produk-produk Daihatsu didesain dan dikembangkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasar dan konsumen Indonesia,” ujar Rudy kepada¬†Merdeka.com, baru-baru ini.

Dengan begitu, lanjut Rudy, secara produk, Daihatsu lebih fit dengan kebutuhan pasar. Selain itu, kelebihan lainnya, terkait sisi purnajual. Bila suatu produk ada masalah, bisa diketahui dan ditangani lebih cepat dan tepat.

“Tidak perlu menunggu tenaga ahli dari Jepang, karena R&D produknya dilakukan di Indonesia oleh para insinyur lokal. Kalaupun harus menunggu tenaga ahli dari Jepang, tidak butuh waktu lama menyelesaikannya,” ungkapnya.

2017

R&D Center di Karawang

PT Astra Daihatsu Motor adalah satu-satunya pabrikan otomotif yang memiliki fasilitas pusat penelitian dan pengembangan atau Research and Development Center (R&D Center) terlengkap di Indonesia. R&D Center ini berada di Karawang Timur, Jawa Barat.

Dengan visi ‘We create the best product for the market’, fasilitas tersebut telah melahirkan mobil low cost green car (LCGC) Astra Daihatsu Ayla, yang didesain oleh anak bangsa.

R&D Daihatsu Indonesia ini memiliki fasilitas Design Building dan Engineering Building. Serta Test Course yang memiliki 24 macam kondisi jalan di Indonesia, empat tipe tanjakan, tes banjir dan lumpur dengan luas area total 25 hektare.

R&D Center Daihatsu di Indonesia dibangun sejak 2011 guna menyiapkan Daihatsu Indonesia sebagai product base Daihatsu di luar Jepang, sekaligus menjadi aset nasional yang membanggakan.

Dengan pendampingan dari Daihatsu Motor Company (DMC) Jepang, R&D Daihatsu di Indonesia akan terus melakukan pengembangan kompetensi kepada putra-putri bangsa, agar kelak memiliki kemampuan rancang bangun produk otomotif nasional dengan kualitas global.

Harapannya, R&D Center akan menghasilkan model-model Daihatsu yang dapat memenuhi permintaan pasar domestik dan ekspor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *