Kesal Ditagih Utang, Rafael Bunuh Araoe di Gubug Perkebunan Sawit

Serbaberita – Araoe Sekhi Hulu (55) tewas di tangan temannya bernama Asaduhu Giawa alias Rafael Giawa (41). Jenazah korban ditemukan di gubuk perkebunan sawit, Desa Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Korban tewas saat menagih utang kepada pelaku.

“Pelaku sudah ditangkap, dan mengakui perbuatannya,” ujar Humas Polres Siak Bripka Dedek Prayoga

Kepada polisi, pelaku mengaku sakit hati dan marah karena korban selalu meminta utangnya dikembalikan. Pelaku menyebut selama ini korban menumpang hidup di rumahnya.

Jenazah korban ditemukan dalam kondisi tragis. Selain tangan terikat, tubuh korban dalam kondisi telungkup di tanah.

“Pelaku juga melucuti celana korban, sehingga saat itu tubuh korban hanya ada kaos warna abu-abu,” ucap Dedek.

Dari hasil visum, polisi menemukan bekas lebam yang telah membiru pada sekujur tubuh korban. Bagian bibir korban juga terlihat terluka dan mengeluarkan darah diduga akibat pukulan benda tumpul.

“Petugas melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi jenazah korban. Hasilnya, korban diketahui bernama Araoe bedomisili di Kota Pekanbaru,” jelas Dedek.

Berdasarkan identitas korban, polisi melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, sosok terakhir sebelum korban meninggal berhasil terungkap. Polisi akhirnya menangkap pelaku saat berada di Siak.

“Akhirnya petugas menangkap pelaku dibl rumahnya, tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Siak untuk proses hukum,” terang Dedek.

Rafael ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan dan dijerat dengan Pasal 338 KUHP Jo Pasal 351 Ayat (3) KUHP.