Menanti Kehadiran Shin Tae-yong Usai ‘Drama Korea’ Ala PSSI Berakhir

Polemik yang terjadi antara PSSI, manajer pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan Indra Sjafri sudah berakhir. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan turun langsung untuk mengakhiri kegaduhan yang muncul dalam tubuh PSSI belakangan ini. 

Iriawan menggelar komunikasi internal dengan Tae-yong pada Jumat kemarin. Dalam pertemuan yang dilakukan secara virtual itu, Iriawan dan Tae-yong sepakat untuk menatap ke depan, membangun kembali cita-cita mereka agar sepakbola Indonesia berprestasi.

Setelah membuang-buang waktu setidaknya dalam dua pekan, kini PSSI dan Tae-yong harus segera berbenah. Pasalnya, event terdekat, Piala AFC U-19 di Uzbekistan 14-31 Oktober 2020 semakin dekat. 

Belum lagi mempersiapkan tim untuk Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. Sedangkan, Timnas U-19 saat ini masih dalam proses seleksi. Belum jelas, siapa pemain yang akan masuk dalam skuad.

Iriawan mengatakan, Tae-yong diharapkan segera datang ke Indonesia untuk memaparkan program terbarunya. Setidaknya, mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu sudah memulai programnya pada 2 Juli 2020.

“Saya tahu Shin Tae Yong pelatih profesional dan hebat. Kualitasnya sangat baik. Karena itu, kami sangat menunggu kedatangan Shin kembali ke tanah air. Kami berharap Shin dapat kembali pada bulan Juli. Saya meminta di minggu awal,” kata Iriawan.

Sementara Tae-yong berjanji saat kedatangannya nanti sudah menyiapkan road map atau peta jalan Timnas U-19 menuju Piala Dunia U-20 2021.

Dia juga telah mengantisipasi jika memang Timnas U-19 tidak bisa menggelar pemusatan latihan di luar negeri karena dampak pandemi virus COVID-19.

“Saya siap membantu Ketua Umum PSSI, demikian pula Ketua Umum PSSI membantu saya. Kita bersama-sama bergandengtangan untuk memajukan sepak bola Indonesia. Kita harus berbagi pikiran untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan,” ucap Tae-yong