Olahraga Bisa Bantu Tingkatkan Fungsi Otak dan Buat Orang jadi Pintar

Untuk membuat otak menjadi lebih pintar, biasanya hal yang dilakukan seseorang adalah dengan terus belajar.

Namun penelitian terbaru mengungkap bahwa hal ini tidak cukup dan memerlukan olahraga untuk memaksimalkan fungsi otak.

Dilansir dari Medical Xpress, hasil temuan ini telah dipublikasikan pada jurnal Translational Sports Medicine.

Diketahui bahwa olahraga fisik aerobik yang dilakukan sebelumnya bisa meningkatkan belajar seseorang dan fungsi memori pada anak muda.

Berdasar hasil penelitian bertahun-tahun, diketahui bahwa olahraga bisa membantu meningkatkan fungsi otak.

Hasil penelitian terbaru mengungkap bahwa memadukan gerakan dengan pembelajaran bisa membantu meningkatkan proses belajar ini.

Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan 13 hasil penelitian dari literatur medis untuk melihat hubungan antara olahraga dengan fungsi otak pada orang dewasa usia 18 dan 35 tahun.

Penelitian dilakukan untuk mengevaluasi efekt akut dari kegiatan olahraga terhadap proses belajar dan fungsi ingatan pada anak muda.

Penelitian dilakukan terhadap tiga efek dari olahraga berupa berjalan, berlari, dan bersepeda.

Dilihat bagaimana ketiga hal ini memengaruhi ingatan jangka pende, kemampuan belajar, serta persepsi visual.

Sesi olahraga yang dilakukan ini berkisar antara dua menit hingga satu jam. Hasilnya kemudian dibagi menjadi jenis olahraga ringan, sedang, serta berat.

Ketika peneliti membandingkan data ini, efek dari aktivitas fisik ini cukup nyata. Seluruh jenis olahraga ini, terlepas dari berapa lamanya, membantu dalam mempertajam ingatan.

“Sejumlah fungsi kognitif yang berhubungan dengan pembelajaran tampak meningkat setelah stimulus olahraga pada sejumlah hal seperti pada perhatian, konsentrasi, ingatan kerja, ingatan jangka pendek, ingatan jangka panjang, kelancaran verbal, serta kemampuan merencanakan dan memecahkan masalah,” tulis peneliti.

Manfaat olahraga ini bisa diperoleh berapa pun jumlah olahraga yang dilakukan.

“Olahraga pada intensitas ringan hingga tinggi bisa meningkatkan ingatan belajar, perencanaan dan pemecahan masalah, ingatan jangka panjang, memori kerja, serta kelancaran verbal namun bukan memori spasial, pengenalan obyek, serta pembelajaran pasif,” terang peneliti.

Periode pemulihan juga merupakan hal yang dianggap penting oleh peneliti.

Menurut penelitian, jeda lima menit antara olahraga dan belajar sudah cukup untuk meningkatkan perhatian, konsentrasi, serta ingatan jangka panjang.