Oppo Berekspansi ke Afrika Selatan

Vendor smartphone asal Tiongkok Oppo mengumumkan kehadirannya di pasar baru, yaitu Afrika Selatan.

Smartphone pertama Oppo yang dirilis di wilayah tersebut adalah Oppo A72.

kehadiran Oppo di Afrika Selatan diumumkan melalui akun resmi perusahaan di Twitter.

“OPPO has officially landed in South Africa! Welcome to the team, @OPPOSouthAfrica!,” kata perusahaan dalam sebuah twit di akun @Oppo.

Dua smartphone lain yang hadir di negara tersebut adalah Oppo A15 dan A53. Semuanya merupakan segmen menengah.

Selanjutnya Oppo akan merilis flagship di Afrika Selatan. Kemungkinan ia merupakan produk baru yang saat ini belum dirilis.

Acara pengumuman kehadiran Oppo akan digelar di Afrika Selaran pada 7 Oktober. Dalam acara yang sama, harga A72 untuk pasar tersebut akan diumumkan.

Kuasai Pasar Asia Tenggara

Sebelumnya, Counterpoint Research melaporkan bahwa pengapalan smartphone di Asia Tenggara mengalami penurunan 22 persen pada kuartal II (Q2) 2020.

OPPO menjadi pemimpin pasar pada periode tersebut dan menggeser posisi Samsung.

Dikutip dari keterangan Counterpoint via LinkedIn, Rabu (2/9), OPPO pada Q2 2020 menguasai pengapalan smartphone di Asia Tenggara dengan 20,3 persen pangsa pasar.

Sementara Samsung menempati peringkat kedua dengan 19,5 persen.

Dalam hal harga, rentang harga USD 150 hingga USD 250 paling terdampak pandemi Covid-19. Penurunannya sebesar 40 persen YoY.

Sementara tingkat harga di bawah USD 150 turun hanya 10 persen YoY.

Hal ini menunjukkan bahwa konsumen di pasar Asia Tenggara membeli produk dengan harga lebih murah. Total pengapalan smartphone pada Q2 2020 mencapai 24 juta unit.

“Sejak Covid-19 menyebar di beberapa negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Filipina, Myanmar, dan lainnya, akan sulit bagi pasar-pasar tersebut untuk sepenuhnya pulih pada Q3,” ujar analis senior Counterpoint Research, Jin Suk Park.

“Namun, di banyak negara yang berusaha untuk tidak memberlakukan lockdown, pasar smartphone pada Q3 diperkirakan akan pulih secara bertahap dibandingkan Q2,” tutur Jin.