Pantai di Kabupaten Malang Disiapkan Jadi Lokasi Wisata Tangguh

Sejumlah pantai di Kabupaten Malang beberapa waktu laku sudah dibuka untuk umum. Namun, tak berapa lama beberapa pantai yang sudah dibuka tersebut kembali ditutup. Hal itu dilakukan setelah para pengunjung banyak yang masih melanggar protokol pencegahan COVID-19.

Banyak pengunjung yang tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak. Belum lagi tak ada support dan upaya untuk menjalankan protokol pencegahan dari pengelola membuat Pemkot Malang mengambil keputusan untuk menutup kembali.

1. Belum siap jadi wisata tangguh

Pantai di Kabupaten Malang Disiapkan Jadi Lokasi Wisata Tangguh

Melihat fakta tersebut, Pemerintah Kabupaten Malang bersama Forkopimda kemudian menggelar rapat pembahasan mengenai hal itu. Hasilnya memang untuk sementara sejumlah pantai yang ada di Kabupaten Malang itu belum bisa kembali dibuka. Pasalnya pantai-pantai tersebut belum bisa dikatakan sebagai wisata tangguh lantaran para pengelola masih belum menjalankan protokol pencegahan COVID-19.

“Semisal di Balekambang, Ngliyep, kami lihat masih belum tertib. Contoh gampangnya aturan pakai masker, ternyata banyak yang belum pakai,” kata Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Kamis (30/7/2020).

2. Harus penuhi syarat wisata tangguh

Pantai di Kabupaten Malang Disiapkan Jadi Lokasi Wisata Tangguh

Untuk bisa kembali beroperasi, Satgas COVID-19 Kabupaten Malang memang memberikan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi pengelola wisata. Beberapa yang wajib tersedia adalah pos cek poin di pintu masuk. Lalu ada pengecekan suhu tubuh bagi pengunjung. Dalam hal ini pengelola wisata harus bebar-benar proaktif dalam memaksimalkan protokol pencegahan COVID-19.

“Harus ada pos check point. Untuk mengecek pengunjung pakai masker atau tidak. Kemudian ada imbauan-imbauan atau pamflet dari pemerintah, kewajiban menggunakan masker. Terus juga, dicek suhu tubunya. Setelah itu terpenuhi baru mereka boleh buka kembali,” tambahnya.

3. Beruntung tak jadi klaster baru

Pantai di Kabupaten Malang Disiapkan Jadi Lokasi Wisata Tangguh

Hendri menyebut bahwa beberapa waktu lalu saat sejumlah pantai di Kabupaten Malang beroperasi, banyak pengunjung yang datang. Namun, sayangnya mereka tidak menerapkan protokol pencegahan. Beruntung pada saat itu tak sampai ada yang terpapar COVID-19. Jika sampai terjadi penularan maka pada saat ini wisata pantai bisa jadi klaster baru penyebaran COVID-19.

“Awal sejumlah wisata ini buka, pengunjungnya sampai ribuan lebih. Tapi protokol kesehatan tidak dijalankan. Banyak yang tidak pakai masker, untung tidak jadi klaster baru,” sambungnya

 

4. Siapkan beberapa pantai untuk jadi pilot project

Pantai di Kabupaten Malang Disiapkan Jadi Lokasi Wisata Tangguh

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Hendri menyebut bahwa saat ini Forkopimda Kabupaten Malang tengah menyiapkan beberapa pantai untuk jadi pilot project wisata tangguh. Beberapa pantai seperti Balekambang, Ngudel, Ngliyep akan dijadikan pilot project wisata tangguh. Tentu sebelum itu, pengelola harus penuhi protokol pencegahan COVID-19 sebelum mulai dibuka untuk pilot project.

“Kami menyiapkan enam sampai tujuh pantai. Termasuk juga kawasan Bantur dan Gedangan. Kalau tidak ada perubahan, kami akan meminta Dinas Pariwisata dan Pemkab malang untuk menutup kembali,” jelasnya.